Survei Indopol Di Jawa Timur, Ganjar Pranowo Unggul Atas Prabowo Dalam Pemilu 2024, Siapa Wapresnya?

Reporter : -
Survei Indopol Di Jawa Timur, Ganjar Pranowo Unggul Atas Prabowo Dalam Pemilu 2024, Siapa Wapresnya?
Ratno Sulistyanto, Direktur Indopol Survei

Pencalonan Ganjar Pranowo, PDIP Akan membangun Poros Sendiri dan Menegaskan bukan partai dinasti

Surabaya, JatimUPdate.id,-Melalui simulasi head to head, Ganjar Pranowo unggul atas Prabowo Subianto (39,1 persen versus 28,6 persen). Jika melawan Anies Baswedan, Ganjar unggul (49,7 persen versus 16,7persen).

Baca Juga: Musrenbangnas 2024: BAPPENAS Pastikan Sinkronisasi Pembangunan dengan Program Presiden Terpilih

Dalam simulasi berpasangan head to head, pasangan Ganjar – Prabowo memiliki elektabilitas 45.6 persen - 48.6 persen jika rivalnya pasangan Anies dengan Khofifah dan AHY, nilai tertinggi jika Anies-Khofifah (21.1persen) 

Namun temuan menariknya adalah meskipun 2 pasangan head to head pasangan Ganjar-Prabowo atau sebaliknya tidak mencapai 50 persen lebih, artinya belum mendapatkan angka aman. Angka yang tidak menjawab (TT/TJ) sebesar 32.3 persen - 34.8 persen cukup tinggi.

Dalam Press release hasil survei dinamika Politik di jawa timur jelang pemilu 2024 di Hotel Royal Tulip darmo Surabaya, Jum’at (14/4/2023) Indopol menyampaikan beberapa fakta terbaru.

Survei Indopol Survey yang dilaksanakan pada periode Maret 2023 berdasarkan pertanyaan terbuka Top of Mind Ganjar Pranowo memperoleh 26,9 persen, Prabowo Subianto sebesar 16.3 persen, Anies Baswedan sebesar 9.8 persen, sementara nama lain hanya di bawah 5 persen.

Menurut ratno Sulistyanto, Direktur Indopol, menggunakan simulasi pilihan tiga nama dengan elektabilitas tertinggi, 38,2 persen responden memilih Ganjar Pranowo, 15,6 persen lebih tinggi dibandingkan Prabowo Subianto, sementara Anies Baswedan memperoleh 13,3 persen suara responden.

Sementara dalam survei ini juga menjelaskan simulasi 3 pasangan capres-cawapres di Jawa Timur dengan hasil pasangan yang tinggi elektabilitasnya adalah Ganjar-Eric Tohir dengan kisaran nilai 33.0 persen 39.2 persen.

Baca Juga: Kapolda Jatim Terima PWI Jatim Award, Buah Kondisifitas Pemilu 2024

“Prabowo Subianto pasangan yang mendapatkan nilai tertinggi jika pasangkan dengan Khofifah dengan elektabilitas 21.0 persen, begitu pula dengan Anies Baswedan, nilai elektabilitas cukup tinggi jika dipasangkan dengan Khofifah yakni 17.0 persen meskipun jika dipasangkan dengan AHY juga mendapatkan nilai elektabilitas 17.3 persen jika rivalnya Ganjar-Eric dan Prabowo – Cak Imin.” Ungkap ratno.

Survei ini dilakukan dengan metode penarikan responden Multistage Random Sampling. Jumlah responden sebesar 1040 yang tersebar di 38 Kota/kabupaten di Jawa Timur, dengan margin of error ± 3.1%, pada tingkat kepercayaan 95%. Kriteria responden yang diwawancarai tatap muka berumur 17 tahun atau sudah menikah dan memiliki Hak Pilih (berdasarkan DPT KPU RI, Tahun 2022), waktu wawancara pada tangga 16 - 24 Maret 2023.

"Elektabiliras ganjar yang kuat dan masih belum mencapai 50+1 membutuh sosok cawapres yg bisa mengangkat elektabilitasnya. baik sosok yang memilik basis pemilih di wilayah dan ideologi maupun kuat secara dukungan logistik,." Ungkap Ratno. 

"Oleh karena itu maka kemungkinan besar akan ada 3 pasangan capres cawapres di pemilu 2024." Tegasnya

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Pemilu 2024, Adhy Karyono Terima PWI Jatim Award 2024

PDIP Akan membangun Poros Sendiri

Menanggapi Penugasan ganjar pranowo oleh PDIP, jumat (21/4/2023). Ratno Sulistyanto menilai bahwa keputusan tersebut akan memperjelas peta politk elektoral pemilu 2024 nanti. 

"PDIP semakin mengokohkan keinginan untuk menang 3 kalinya (hattrick), dengan mencalonkan kader dari internal dan menggugurkan label partai dinasti (Ganjar bukan dari trah sukarno), " Ungkap Ratno. 

"PDIP akan membangun poros sendiri di luar KIR dan KIB, meskpun masih dalam koalisi besar pemerintahan. Dan yang paling memungkan untuk bergabung adalah PPP dan PAN (Karena partai ini sudah menyatakan mendukung ganjar)." Tegasnya(Yah)

Editor : Nasirudin