Gelegar Lelang BNI 2023 Goes to Bandung

683 Lot Senilai 1,2 T Ditawarkan

avatar jatimupdate.id
  • URL berhasil dicopy
Para stakeholder terkait ketika menghadiri acara Gelegar Lelang 2023 Goes to Bandung, pekan lalu
Para stakeholder terkait ketika menghadiri acara Gelegar Lelang 2023 Goes to Bandung, pekan lalu

Jakarta, JatimUPdate.id-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Kantor Wilayah 04 Bandung bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Barat menggelar Program Gelegar Lelang BNI 2023 Goes to Bandung.

Hajatan yang digelar di Hotel Holiday Inn Bandung Pasteur pekan lalu itu, dihadiri Kepala Kantor Wilayah DJKN Jawa Barat Tavianto Noegroho, Pemimpin BNI Kantor Wilayah 04 Bandung Maya Agustina, DGM BNI Divisi Commercial & SME Remedial & Recovery Saridatun, Pemimpin Remedial & Recovery BNI Wilayah 04 Bandung Onny Setiawan, dan BNI  Group Head Investment Specialist Ibrahim Sakti.

Maya Agustina mengungkapkan, Gelegar Lelang BNI 2023 Goes to Bandung merupakan upaya besar untuk memperluas pemasaran aset agunan BNI dan memberikan edukasi kepada peserta tentang cara membeli aset melalui proses lelang, serta sebagai sarana untuk meningkatkan keterlibatan dengan calon investor/pembeli, terutama para nasabah setia BNI wilayah Bandung.

"Penyelenggaraan Gelegar Lelang BNI 2023 Goes to Bandung merupakan sinergi antara BNI Kantor Wilayah Bandung, DJKN Jawa Barat, dan BNI Kantor Pusat. Kami berharap acara ini memberikan pemahaman dan pengalaman baru kepada seluruh mitra dan nasabah setia BNI, terutama di Wilayah Bandung, mengenai bagaimana cara mengakuisisi/memiliki aset dengan aman dan mudah melalui mekanisme lelang," kata Maya.

Maya menambahkan, pada 2023 BNI WIlayah Bandung merencanakan pelaksanaan lelang aset kredit BNI  sebanyak 683 lot dengan total nilai limit lelang mencapai Rp 1,2 triliun. Hingga bulan Mei 2023, telah dilakukan lelang sebanyak 261 lot dengan total limit mencapai Rp 348 miliar.

Sementara itu, Ibrahim Sakti mengatakan, dengan potensi membaiknya kondisi makro dan perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia, di mana IMF telah merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8 persen menjadi 5 persen pada 2023, saat ini adalah momentum yang baik untuk melakukan investasi atau memiliki aset bagi masyarakat.

Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai jenis dan detail aset BNI yang dijual melalui  lelang maupun penjualan bawah tangan dapat ditemukan melalui aplikasi mobile BNI Lelang Agunan di App Store dan Play Store, serta melalui website: https://lelangagunan.bni.co.id/.

Dalam kesempatan yang sama, Tavianto Noegroho mengatakan, kerja sama BNI dengan DJKN sudah terjalin lama. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pemahaman baru mengenai lelang sebagai proses yang mudah, objektif, dan aman.

Saat ini, kata dia, masyarakat juga dapat mengikuti lelang dengan menggunakan gadget tanpa perlu datang ke KPKNL. Proses lelang menggunakan e-auction, sehingga masyarakat dapat mengikuti lelang kapan pun dan di mana pun. Tahapan lelang dapat dilihat di website www.lelang.go.id. "Semoga pelaksanaan lelang di tahun 2023 berjalan dengan baik. Acara ini hanya sebagai pemicu, dan kita berharap gerakan lelang BNI dan DJKN dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama," tambah Tavianto.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Gelegar Lelang BNI 2023, yang sebelumnya telah diadakan pada 29 Maret 2023 di Jakarta dan dihadiri oleh para stakeholder terkait. (Dan)