Warga Sendang Gelar Haul ke- 439 Raden Nur Rahmat, Ini Rangkaian Acaranya

Reporter : -
Warga Sendang Gelar Haul ke- 439 Raden Nur Rahmat, Ini Rangkaian Acaranya
Keterangan Foto : Diantara peserta kirab budaya dalam rangkaian Ruwahan dan Haul Raden Nur Rahmat, Rabu (21/2/2024) ZR

Lamongan, JatimUPdate.id - Menjelang Haul ke-439 Sunan Raden Nur Rahmat, festival ruwahan kembali di gelar oleh masyarakat Desa Sendanduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, di Pelataran Makam Sendangdhuwur.

Sementara selama dua hari ke depan, Sabtu (24/2/2024) - Minggu (25/2/2024) digelar acara lanjutan.

Baca Juga: Sertifikasi Tanah Wakaf, Bentuk Fasilitasi Negara Untuk Kegiatan Pendidikan dan Keagamaan

Haul Sunan Raden Rahmat atau masyarakat setempat kenal sebagai Sunan Sendang dhuwur, Ruwahan dan kirab budaya pada Rabu (21/2/2024) menjadi pembuka kalender event Kabupaten Lamongan tahun 2024 ini, kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menjadi langkah Pemkab Lamongan melestarikan budaya adat istiadat.

“Selamat atas terselenggaranya ruwahan sendang duwur, dan ini telah dijadikan sebagai kalender tahunan untuk ajang wisata Kabupaten Lamongan. Hal ini untuk terus memelihara budaya, sehingga akan terus tertanam kepribadian asal, adat istiadat,” kata Bupati Yuhronur dalam sambutannya.

Ruwahan menyajikan ragam budaya dan makanan khas. Dimulai dari pasar tradisional dengan metode pembayaran menggunakan koin khusus berbahan dasar kayu, pameran seni dan budaya mengangkat sejarah Sunan Sendang, nguras sumur, babat makam, serta membatik bersama 100 meter 100 motif.

Baca Juga: KPK Kembali Usut Korupsi Pembangunan Gedung Kantor Pemerintahan Kabupaten Lamongan

“Membatik 100 motif, kami ingin motif lama muncul kembali, agar masyarakat tau dan bisa dipakai kembali, nenek moyang kita membuat motif itukan sangat lama jadi bisa kita munculkan lagi,“ kata Kepala Desa Sendangdhuwur, Barur Rohim.

Sementara, puncak ruwahan disemarakan dengan pawai budaya, 1000 sedekah makanan khas Sendangdhuwur, bazar, hingga ditutup dengan drama kolosal.

Uniknya, pawai ruwatan kali ini para peserta seragam mengenakan pakaian adat yang balut batik khas Sendangdhuwur dengan membawa makanan khas Sendangdhuwur serta gunungan sebagai bentuk rasa syukur.

Baca Juga: Forkopimda Lamongan Gelar Pasar Murah Di Setiap Acara Safari Ramadan 1445 , Ini Maksudnya

“Ini bentuk syukur kita berdoa kepada tuhan dan nenek moyang kita yang telah membesarkan kita, desa kita. Sekaligus bentuk syukur menjelang haul Mbah Sunan Sendang dan ruwahan menjelang puasa, yang kita harapkan semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan,” imbuhnya.

Ruwahan ini mendapat sambutan besar dari masyarakat, baik dalam desa maupun luar desa setempat. Terlihat mereka mulai memadati jalur pawai untuk menyaksikan kemegahan serta keunikan peserta pawai. (ZR)

Editor : Nasirudin