Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI

PLN Pastikan Kebutuhan Listrik 13,7 Juta Pelanggan Di Jatim Tercukupi Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Reporter : -
PLN Pastikan Kebutuhan Listrik 13,7 Juta Pelanggan Di Jatim Tercukupi Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Keterangan Foto:- General Manager PT PLN UID Jatim, Agus Kuswardoyo

Surabaya, JatimUPdate.id,- PT PLN (Persero) memastikan kesiapan sistem kelistrikan Jawa Bali pada Ramadan dan Idul Fitri 1445 H aman termasuk suplai kebutuhan listrik 13,7 juta lebih pelanggan di Jawa Timur. 

Upaya PLN menghadirkan kesiapan Sistem Kelistrikan Jawa Bali di Bulan Ramadhan dan menyambut Lebaran Idul Fitri 1445 H, kali ini PLN memberikan paparannya dalam kunjungan kerja Komisi VII DPR RI Di Surabaya, Rabu ( 20/3/2024 ).

Baca Juga: 17 Titik SPKLU Untuk Pemilik Kendaraan Listrik Sepanjang Tol Ngawi-Situbondo

Hal ini disampaikan Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti, bahwa secara Nasional daya mampu kelistrikan sebesar 51 GW dengan beban puncak sebesar 31 GW.

“Kami telah menyiapkan penguatan di sisi pembangkit, sistem transmisi hingga distribusi kami normal. Begitu pula dengan pasokan energi primer kami telah dilakukan pengamanan dengan HOP 20 hari. Kami juga telah melakukan mitigasi, asesmen dan langkah preventif serta backup suplay,” katanya.

Terlebih menurut Edi, kesiapan 82 ribu personel PLN di seluruh Indonesia untuk memonitor lokasi-lokasi penting, khususnya tempat Ibadah pada H-7 maupun H+7.

Tak hanya itu, kata Edi, sebanyak 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiapkan di seluruh Indonesia untuk memastikan kenyamanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Baca Juga: Rupiah Vaganza, BI Jatim Siapkan 500 Tititk Penukaran Uang Di Jatim

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Agus Kuswardoyo dalam keterangan tertulis Kamis (21/3/2024) mengatakan, PLN juga memastikan pengamanan aset kelistrikan yang menyuplai 13,7 juta lebih pelanggan di Jawa Timur.

“Beban puncak kami di kisaran 6.288 MW sementara daya mampu pasok 10.000 MW. Untuk kondisi lebaran biasanya terjadi pengurangan hingga 25-30% justru cadangan akan tambah besar karena industri tutup, secara pasokan kecukupan,” terang Agus. 

Mengantisipasi fenomena cuaca ekstrim di sebagian wilayah Jawa Timur PLN juga mengimbau dan terus mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan potensi bahaya yang ditimbulkan.

Baca Juga: Seruu..Meriahkan Puncak Ramadan Carnival 2024, Unesa Gelar Lomba Mirip Wajah Rektor

Ketua Tim Kunspek Komisi VII DPR RI, H. Dony Maryadi Oeken mengapresiasi upaya dan kesiapan PLN di Jawa Bali maupun Jawa Timur khususnya. Dony Maryadi Oeken berharap, PLN tetap konsisten dan komitmen menjaga keandalan tanpa adanya kegiatan pemeliharaan hingga hari siaga yang telah ditentukan berakhir.(Dji)

Editor : Nasirudin