Bupati Blitar Ajak Korpri Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Cegah Inflasi

Reporter : -
Bupati Blitar Ajak Korpri Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Cegah Inflasi
Ket. Foto : Bupati Blitar Rini Syarifah menghadiri acara Siraman Rohani di Pendopo SAP

Blitar, JatimUPdate.id,- Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah mengajak anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blitar dan mencegah inflasi.

Hal itu disampaikan Bupati Rini Syarifah saat membuka acara Siraman Rohani KORPRI dan GOW Kabupaten Blitar 1445 H / 2024 M, di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kamis, 4 April 2024.

Baca Juga: Soroti Mall THR, Pimpinan DPRD: Pemkot Kehilangan Duit Rp100 M

Ajakan Bupati itu, setelah para abdi negara sudah menerima gaji ke-14. Ia pun berharap usai mengikuti kegiatan siraman rohani, bisa berbelanja kebutuhan sembako.

"Harapannya kegiatan ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blitar dan mencegah inflasi. Saya juga berpesan, jangan larut dalam euforia konsumsi yang berlebihan, termasuk tidak perlu menimbun barang karena InsyaAllah stok kebutuhan sembako cukup sampai pasca lebaran," katanya.

Bupati mengingatkan, dalam ajaran Islam melarang keras setiap pemeluknya berlebih-lebihan dalam segala sesuatu karena termasuk ke dalam sifat tercela. Berlebih-lebihan ini meliputi berbagai hal, antara lain gaya hidup dan berbelanja.

Baca Juga: Kodim 0822 Bondowoso Gelar Bazar Murah

"Yang harus ingat adalah, dalam harta atau rejeki kita dari Allah SWT itu terdapat hak orang lain, yakni kaum fakir miskin dan anak yatim/piatu." Jelasnya.

Bupati juga mengajak anggota Korpri memaknai Ramadan tahun ini sebagai refleksi sekaligus resolusi meningkatkan empati, berbagi kepada sesama.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Bondowoso Jual Sembako Lebih Murah dari Pasaran

Terakhir Bupati berpesan baik kepada anggota KORPRI maupun GOW, berkaryalah demi kemajuan organisasi masing-masing. Karya yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

"Karya yang membangun Kabupatean Blitar lebih sejahtera menuju Indonesia Maju." Pungkasnya. (Adv/Kmf) 

Editor : Advertorial