Melihat Lebih Dekat Pilkada Madiun 2024, Siapa Saja Yang Berpotensi Maju ?

Reporter : -
Melihat Lebih Dekat Pilkada Madiun 2024, Siapa Saja Yang Berpotensi Maju ?
Kantor Bupati Madiun (Foto : timesindonesia.co.id/facebook.com)

Madiun, Jatimupdate.id - Antusiasme tinggi mewarnai persiapan Pilkada Kabupaten Madiun 2024, dengan kandidat-kandidat kuat yang siap bersaing. Beberapa calon potensial seperti petahana kembali berlaga dalam kontestasi pilkada 2024.

Ahmad Dawami (Mantan Bupati Madiun)

Baca Juga: Eri Cahyadi-Armuji Daftar Bacawali dan Bacawawali ke PAN Kota Surabaya 

Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Madiun, Kuwat Edy Santoso, pada Selasa (19/3/2024) mengatakan bahwa Kaji Mbing diusung karena masih dianggap sebagai kader terbaik Partai Demokrat di Kabupaten Madiun.

Kuwat menyatakan bahwa mereka memilih Kaji Mbing karena dia telah membuktikan keunggulannya saat menjabat sebagai Bupati Madiun periode 2018-2023.

"Hari ini kami tetap mengangkat kader kami yang terbaik yakni Kaji Mbing. Dia telah siap secara pribadi dan banyak program unggulan yang sukses saat dia menjabat sebagai bupati," ujar Kuwat.

Kuwat juga menyebut salah satu program unggulan Kaji Mbing adalah alokasi dana desa sebesar 20 persen dari APBD dan pemasangan 7.459 alat penerangan jalan melalui kerja sama dengan badan usaha.

Kuwat berharap bahwa pasangan Kaji Mbing-Hari Wur yang dikenal dengan julukan Berkah akan tetap dipertahankan untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Madiun. Namun, ia mengakui ketidakpastian polarisasi politik ke depannya.

Mujono, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, sebelumnya menyatakan kesiapannya untuk mengusung Hari Wuryanto sebagai calon bupati pada Pilkada 2024. Kuwat menjelaskan bahwa hal ini wajar karena posisi politik Golkar saat ini berbeda, memiliki delapan kursi, naik dari sebelumnya enam kursi.

Kuwat menambahkan bahwa Partai Demokrat perlu berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung kembali Kaji Mbing sebagai calon bupati pada Pilkada 2024, mengingat Partai Demokrat hanya mendapatkan enam kursi pada pemilu legislatif 2024. Untuk mengusung pasangan calon diperlukan minimal sembilan kursi di DPRD.

Terkait dengan persiapan calon wakil bupati lain jika Hari Wur maju sebagai bupati, Kuwat menyatakan bahwa partai sudah mempersiapkan hal tersebut, meskipun detilnya merupakan ranah partai untuk diumumkan ke publik. (KMP)

Hari Wuryanto (Mantan Wakil Bupati Madiun)

Pinangan Hari Wuryanto sedang dipertimbangkan oleh DPC PKB Kabupaten Madiun secara serius. Dalam waktu dekat, PKB telah menetapkan tiga nama sebagai calon potensial untuk mendampingi Hari Wur dalam pilkada 2024.

"Sudah ada tiga nama. Semuanya berasal dari internal PKB," kata Sekretaris DPC PKB Kabupaten Madiun, Nuryanto.

Meskipun disebut sebagai internal PKB, Nuryanto menegaskan bahwa mereka bukanlah kader partai, tetapi individu yang dekat dengan partai. Namun, dia enggan mengungkapkan identitas ketiga orang tersebut saat ini.

"Yang jelas, calon lokal dari Kabupaten Madiun," tegasnya.

Baca Juga: Menakar Kekuatan Khofifah-Emil Versus Marzuki-Risma di Pilkada Jawa Timur 2024

Ketiga nama ini dipilih karena dinilai memenuhi kriteria partai, yaitu memiliki komitmen untuk kepentingan masyarakat dan mampu mendukung Hari Wur dalam meraih kemenangan dan memimpin Kabupaten Madiun sebagai bupati dan wakil bupati periode 2024-2029. Masing-masing calon sudah dipanggil secara pribadi oleh Mbah Tarom.

Nuryanto juga mengonfirmasi bahwa pintu pencalonan dari PKB sudah ditutup rapat, bahkan jika ada partai lain yang ingin bergabung dengan koalisi dengan membawa calon mereka.

"PKB mempertahankan komitmennya sebagai bentuk apresiasi kepada Hari Wur," tambahnya.

Nama-nama calon tersebut akan dikonsultasikan dengan DPP PKB pusat untuk mendapatkan rekomendasi. Kebijakan ini sepenuhnya merupakan wewenang dari Mbah Tarom. Selain konsultasi mengenai bakal calon, DPC juga melaporkan dinamika politik di Kabupaten Madiun sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan rekomendasi.

"Kami menargetkan segera," ungkapnya. (RM)

Bagaimana Dengan Calon Dari PDIP ?

Sebagai salah satu pemilik kursi terbanyak di DPRD, PDI Perjuangan Kabupaten Madiun semakin mantap dalam persiapan untuk Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Madiun 2024, dengan fokus pada pencalonan kader partai mereka sendiri.

Meskipun belum ada keputusan resmi, partai yang memenangkan delapan kursi di Pemilu 2024 ini masih menimbang-nimbang siapa yang akan diusung sebagai kandidat.

Baca Juga: Pilwali Surabaya, Jika Bayu Direkom Golkar, Fathoni Mengaku Tidak Kecewa

"Yang terpenting bagi kami adalah memilih kader dari PDI-P. Tidak ada alasan bagi kader untuk tidak terlibat," tegas Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono.

Fery, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD, memberikan tanggapan yang penuh kehati-hatian terkait isu ini. Dia menyatakan kesiapannya untuk mengikuti instruksi dari DPP PDIP jika diberikan mandat.

Meski begitu, Fery tidak bertindak sendirian. Ia menegaskan bahwa di fraksinya terdapat banyak kader yang kompeten dan siap untuk mengambil peran eksekutif jika dipercayakan.

Namun demikian, Fery menunjukkan kehati-hatannya dalam menentukan calon yang akan diusung. Partainya masih memantau situasi politik secara keseluruhan sebelum membuat keputusan akhir.

Fery mengakui pentingnya membangun koalisi untuk sukses dalam pemilihan ini. Saat ini, partainya sedang berupaya menjalin kerjasama dengan beberapa partai politik lainnya, seperti Hanura, PKS, Demokrat, Nasdem, PKB, dan Gerindra.

Menyiratkan niatnya untuk mengusung kader sendiri, Fery menegaskan bahwa partainya tetap terbuka terhadap calon yang akan diusung, termasuk posisi calon bupati atau wakil bupati, tergantung pada perkembangan situasi politik dan koalisi yang terbentuk.

"Dalam mengambil keputusan, kita harus menjaga sikap yang tidak egois. Kolaborasi yang baik dengan partai lain adalah kunci untuk mencapai kesepakatan," imbuhnya.

Editor : Redaksi