Emil Dardak Ingatkan PPPK untuk Prioritaskan Pengembangan Profesional

Reporter : -
Emil Dardak Ingatkan PPPK untuk Prioritaskan Pengembangan Profesional
Emil Elestianto Dardak, Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur (Periode 2019-2024)

Surabaya, JatimUPdate.id,- Emil Elestianto Dardak, Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur (Periode 2019-2024), memberikan peringatan penting kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk memprioritaskan pengembangan profesional. Pernyataan ini disampaikan saat Emil menjadi pembicara utama dalam acara Silaturahmi Daerah Ikatan PPPK Non Guru (IPNG) Provinsi Jawa Timur dan Motivasi 'Kerja Berkah-Bahagia' dalam rangka Halalbihalal di Gedung Diagnostic Center (GDC), RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, pada Sabtu (27/4/2024).

"PPPK sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan memiliki pola pikir yang mengutamakan pengembangan profesionalisme daripada sekadar jabatan. Hal yang perlu dikedepankan adalah pengembangan talenta. Inilah yang bisa kita kembangkan melalui Ikatan PPPK Non Guru Provinsi Jawa Timur ini," ungkap Emil.

Baca Juga: DPW PPP Jatim Resmi Serahkan Rekomendasi Cagub-Cawagub kepada Khofifah-Emil

Menurut Emil, PPPK sebenarnya melengkapi definisi ASN karena ASN terbagi menjadi dua kategori, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK. "PPPK ini sebenarnya melengkapi definisi ASN. Semua anggota ASN karena terdiri dari PNS dan PPPK. Keduanya sama-sama ASN," jelasnya.

Emil menekankan bahwa ASN Jawa Timur harus mengakui keberadaan PPPK sebagai bagian dari ikatan ASN. "Tidak boleh diabaikan, karena anggota ikatan ASN tidak hanya PNS. ASN adalah semua individu yang berdedikasi untuk pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah," tambahnya.

Baca Juga: Deretan Cawagub Potensial Khofifah di Pilgub Jatim ARCI: Emil Hingga Bayu Airlangga

Dia menyoroti bahwa banyak orang Indonesia yang ingin menjadi ASN untuk memiliki pekerjaan seumur hidup (lifetime employment) hingga pensiun. Namun, di era digital saat ini, tantangan seperti teknologi kecerdasan buatan (AI) mengubah dinamika pekerjaan.

"Dalam konteks ini, PPPK harus melihat peluang untuk pengembangan profesional, bukan hanya pekerjaan seumur hidup. Menjadi PPPK haruslah menjadi kebanggaan, dan pola pikirnya harus lebih kepada pengembangan profesional. Di era digital ini, kita harus terus belajar dan berkembang agar tidak tertinggal," tuturnya.

Baca Juga: Di Acara Siraman Rohani, Bupati Blitar Berikan Motivasi kepada Ribuan Guru

Emil juga mengungkapkan perubahan paradigma dalam lembaga pemerintahan menuju organisasi matriks yang lebih fleksibel. Dia berpesan kepada anggota IPNG Jatim untuk tidak hanya mengejar status atau jabatan, tetapi juga ilmu dan pengalaman untuk kebaikan masyarakat.

"Pola pikir kita harus berubah, karir tidak hanya seputar jabatan struktural. Ada dua aspek penting: manajerial dan fungsional. Jika ilmu kita tidak bertambah dari tahun ke tahun, karir kita akan stagnan. Kita harus memprioritaskan pengembangan profesional dan belajar secara berkelanjutan," pungkas Emil.(NT)

Editor : Yuris P Hidayat