Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)

Pj. Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian dan Perlindungan untuk Lansia

Reporter : -
Pj. Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian dan Perlindungan untuk Lansia
puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 tingkat Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Halaman Dinas Sosial Provinsi Jatim.

Surabaya, JatimUPdate.id,- Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menghadiri puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 tingkat Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Halaman Dinas Sosial Provinsi Jatim. Acara bertema "Lansia Terawat Indonesia Bermartabat" ini diikuti oleh 400 lansia yang berasal dari 7 Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelayanan sosial se-Jatim serta beberapa organisasi peduli lansia di bawah naungan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Adhy mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan memberikan perhatian khusus kepada lansia. Ia menekankan pentingnya membuka akses seluas-luasnya bagi lansia, termasuk akses kesehatan, transportasi, perumahan, dan layanan sosial lainnya. "Sehingga para lansia benar-benar merasa bahwa seluruh aktivitasnya terbantu. Karena semakin usia lanjut maka kesehatannya menurun, fungsi-fungsi dari indranya berkurang. Oleh karena itu mari kita berikan semua perlindungan sosial kita untuk lansia," ujar Adhy.

Baca Juga: 145 Siswa Asal Papua Tempuh Pendidikan SMA/SMK di Jatim Lewat Program ADEM

Adhy menjelaskan bahwa Pemprov Jatim telah melakukan berbagai terobosan dalam rangka memberikan perlindungan dan rehabilitasi sosial bagi lansia. Program-program ini termasuk dalam Nawa Bhakti Satya, yang digagas oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak. Salah satu program utama adalah Jatim Sejahtera, yang mencakup bantuan permakanan bagi lansia terlantar dalam panti, penanganan lansia luar panti berbasis keluarga, dan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus.

Program PKH Plus, menurut Adhy, dirancang khusus untuk membantu lansia miskin berusia di atas 70 tahun yang termasuk dalam kategori keluarga PKH. Program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan lansia melalui bantuan sosial berupa uang yang disalurkan secara non-tunai kepada 50.000 penerima manfaat lansia di tahun 2024, dengan besaran bantuan sebesar Rp.2.000.000,- per tahun.

Selain PKH Plus, Pemprov Jatim melalui Dinas Sosial juga menyediakan layanan permakanan bagi 950 lansia yang ada di 7 UPT layanan sosial. "Program-program ini adalah langkah yang dilakukan oleh pemerintah agar taraf hidup lansia di Jatim meningkat dan sehat. Dengan begitu kita juga berharap akan turut meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Usia Harapan Hidup (UHH) kita," kata Adhy.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan One Map Policy Better Governance 2024

Berdasarkan data BPS, UHH Jatim mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2022, UHH laki-laki di Jatim sebesar 69,81 dan perempuan 73,71. Tahun 2023, UHH laki-laki naik menjadi 70,16 dan perempuan menjadi 74,16. Untuk terus meningkatkan kesejahteraan lansia dan UHH Jatim, Adhy menyebutkan bahwa pihaknya akan menambah personil yang dikhususkan untuk merawat lansia, ODGJ, serta anak-anak terlantar. "Khusus untuk ini, Pemprov Jatim akan merekrut kembali tenaga honorer untuk merawat para lansia, ODGJ serta anak-anak terlantar lainnya. Tentu yang kita rekrut adalah mereka yang memiliki skill dan kepedulian sosial yang tinggi," jelasnya.

Pada puncak perayaan HLUN 2024 kali ini, Adhy memberikan penghargaan kepada PT. KAI Persero sebagai BUMN peduli lansia, Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf dan Bupati Blitar Rini Syarifah sebagai kepala daerah peduli lansia. Penghargaan juga diberikan kepada tiga karang werda berprestasi tingkat Provinsi yakni Karang Werda Untung Suropati Pasuruan, Karang Werda Wiguna Kota Surabaya, dan Karang Werda Mudi Nugroho Kabupaten Blitar. Selain penghargaan, Adhy juga menyerahkan bantuan sosial PKH Plus, bantuan permakanan lansia dalam panti, serta bantuan sosial alat bantu mobilitas bagi lansia.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, Restu Novi Widiani, menyampaikan bahwa puncak peringatan HLUN 2024 ini diikuti oleh 400 lansia. Dalam perayaan ini, juga dilakukan pemotongan tumpeng sebanyak 28 tumpeng. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Dinsos Jatim untuk memperingati HLUN 2024 meliputi bakti sosial lansia, talkshow ketawa lansia, bazar kebutuhan lansia, wisata edukatif rekreatif lansia, salam lansia, dan pentas seni orang lanjut usia.

Baca Juga: Ki Purwa Heritage Festival 2024 Dibuka Pj Gubernur Jatim, Meriah dan Heboh

"Ini semua ide dari Pak Pj. Gubenur. Beliau sampaikan kegiatannya harus kreatif dan semenarik mungkin serta tersebar di seluruh Jawa Timur. Sehingga gemanya tidak hanya dirasakan oleh lansia tetapi juga mampu menyadarkan masyarakat agar peduli terhadap lansia," pungkas Restu.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim Mia Amiati, Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jawa Timur Isye Adhy Karyono, Putri Indonesia 2006 Dr. Jaswin, serta seluruh perangkat OPD di lingkungan Pemprov Jatim.(YH/YC)

Editor : Yuris P Hidayat