Oleh : Muhammad Fatchurrahman*

Pengelasan: Fondasi Penting dalam Industri dan Konstruksi Modern

Reporter : -
Pengelasan: Fondasi Penting dalam Industri dan Konstruksi Modern
Pengelasan

Pengelasan adalah metode penyambungan logam yang sangat esensial dalam berbagai aplikasi konstruksi dan industri. Teknologi ini memungkinkan pembuatan dan perbaikan berbagai struktur dan komponen dengan efisiensi dan ketahanan yang tinggi. Dalam dunia industri, teknik pengelasan merupakan bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dari perancangan dan produksi produk, terutama dalam teknik mesin. Secara umum, pengelasan dapat diartikan sebagai suatu ikatan atau sambungan pada logam atau logam paduan yang dilakukan saat logam berada dalam keadaan cair.

Saat ini, pengelasan menjadi jenis pekerjaan yang sangat penting dalam teknologi produksi dengan bahan baku logam. Pada sambungan konstruksi mesin, banyak penggunaan teknik pengelasan karena sambungan yang dihasilkan lebih ringan dan sederhana, sehingga biaya produksi menjadi lebih hemat dan efisien. Kualitas hasil pengelasan merupakan faktor krusial yang harus diperhatikan selama proses pengelasan, dengan kontrol kualitas yang dapat dilakukan melalui pengujian hasil las itu sendiri.

Baca Juga: Warga Sekitar SIER Harusnya Bisa Menikmati Manisnya Madu Industrialisasi

Peran Pemerintah dalam Mendorong Industri Pengelasan di Indonesia 2045
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian, menargetkan untuk menjadi negara industri tangguh pada tahun 2045. Melihat data tingkat pendidikan dan pengangguran yang masih cukup tinggi, terutama di kalangan Gen Z, pemerintah berencana memberikan pelatihan las produk dekoratif sebagai solusi untuk mengurangi pengangguran dan membuka lapangan kerja baru. Solusi ini juga sesuai dengan misi program prakerja, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi pemuda usia produktif.

Selanjutnya, pemerintah akan memfasilitasi para peserta pelatihan dengan bengkel las yang ada untuk memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan. Target yang ingin dicapai adalah memberikan pengetahuan dan keahlian pengelasan, terutama menggunakan las Argon, kepada para pemuda. Dalam rangka menghadapi era keterbukaan dan pasar bebas dunia, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas di segala bidang. Universitas di Indonesia diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kreatif, terampil, dan profesional, serta siap pakai sebagai SDM berkelanjutan sesuai dengan bidang mereka.

Las Argon: Kebutuhan dalam Berbagai Industri
Las Argon, atau Tungsten Inert Gas (TIG) welding, adalah metode pengelasan yang digunakan dalam berbagai industri yang memerlukan hasil las berkualitas tinggi, presisi, dan kekuatan pada material khusus. Kebutuhan akan las Argon bervariasi tergantung jenis pekerjaan dan material yang digunakan. Dalam industri otomotif, misalnya, las Argon digunakan untuk pembuatan dan perbaikan komponen kendaraan seperti rangka, tangki bahan bakar, dan komponen eksterior serta interior. Di industri elektronika, las Argon digunakan untuk pembuatan komponen elektronik dengan pengelasan presisi tinggi seperti konektor logam untuk perangkat elektronik.

Industri manufaktur dan teknik mesin juga banyak menggunakan las Argon untuk menghasilkan lasan berkualitas tinggi pada material seperti baja tahan karat, aluminium, dan logam non-ferrous. Las Argon ideal untuk komponen mesin, alat berat, dan produk manufaktur lainnya yang memerlukan keakuratan dan kehalusan. Dalam industri energi terbarukan, las Argon digunakan untuk pembuatan dan pemasangan komponen turbin angin, panel surya, dan sistem energi terbarukan lainnya.

Las Argon memiliki beberapa kelebihan, antara lain menghasilkan hasil las berkualitas tinggi, terutama pada logam non-ferrous seperti aluminium dan stainless steel. Metode ini juga memungkinkan lingkungan yang bersih dan bebas oksigen selama proses pengelasan, menghasilkan sambungan yang kuat dan tahan terhadap korosi. Namun, las Argon juga memiliki kekurangan, seperti biaya yang relatif tinggi untuk peralatan dan gas Argon itu sendiri, serta memerlukan keterampilan khusus dan pemahaman yang mendalam tentang teknik pengelasan yang tepat.

Baca Juga: Penanganan Stunting Tak Lagi Ego Sektoral, Tapi Warga Harus Jadi Penikmat Madu Industrialisasi

Menuju Indonesia Emas 2045
Penerapan teknologi pengelasan dengan menggunakan gas pelindung Argon dapat memacu inovasi dalam berbagai sektor industri di Indonesia, meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk. Penggunaan las Argon memungkinkan pembuatan produk dengan kualitas yang lebih tinggi dan tahan lama, yang dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. Dengan teknologi pengelasan yang canggih seperti las Argon, Indonesia dapat meningkatkan daya saing industri manufaktur dalam negeri, menarik investasi asing, dan meningkatkan ekspor produk berkualitas tinggi.

Pelatihan dan pendidikan dalam teknologi pengelasan dengan las Argon akan meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia, menciptakan SDM yang kompeten dan siap bersaing di pasar global. Dengan memperhatikan dan mengoptimalkan peran las Argon dalam pembangunan industri, Indonesia dapat bergerak menuju kemajuan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing global. Memanfaatkan keuntungan-keuntungan ini, penggunaan las Argon dalam teknik mesin dapat meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya tahan komponen mesin yang dihasilkan, serta mendukung perkembangan industri manufaktur secara keseluruhan.

Inovasi Terkini Dalam teknologi Las Argon
Las Argon, atau Tungsten Inert Gas (TIG) welding, memiliki prospek signifikan dalam industri teknik mesin Indonesia di masa mendatang. Kemajuan teknologi dalam peralatan las Argon, termasuk otomatisasi dan robotik, memungkinkan peningkatan efisiensi dan konsistensi dalam proses pengelasan.

Baca Juga: Pj Bupati Pidie Kirim Pesan Penting Buat Laskar Sasak

Dukungan pemerintah dalam bentuk insentif dan kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas industri manufaktur akan mempercepat adopsi teknologi las Argon. Investasi asing di sektor industri manufaktur Indonesia juga akan mempercepat pengenalan dan penerapan teknologi pengelasan canggih seperti las Argon.

Secara keseluruhan, las Argon adalah metode pengelasan yang sangat dihargai karena kemampuannya menghasilkan lasan berkualitas tinggi dan presisi pada berbagai jenis logam. Dengan meningkatnya permintaan akan kualitas tinggi, keberagaman material, serta dukungan teknologi dan pelatihan, las Argon akan menjadi metode pengelasan yang sangat penting dan strategis di masa mendatang.
 

* Muhammad Fatchurrahman, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
 

Editor : Redaksi