Lagi, PPSDS Jatim Ragukan Data Disnak Terkait Ketersediaan Sapi Siap Potong

Reporter : -
Lagi, PPSDS Jatim Ragukan Data Disnak Terkait Ketersediaan Sapi Siap Potong
Ilustrasi sapi siap potong

Surabaya, JatimUPdate.id - Hari Raya Idul Adha kurang satu Minggu lagi. Menurut Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS) Jatim, stok sapi siap potong untuk kebutuhan kurban relatif meningkat. 

Namun, kata Muthowif mengacu, pada data Disnak Jatim ketersediaan sapi siap potong di Jawa Timur mencapai 597.943 ekor.

Baca Juga: Diskominfo Jatim Rayakan Idul Adha 1445 H dengan Penyembelihan Hewan Kurban

"Langkah disnak menyampaikan kondisi stok sapi siap potong tersebut sudah benar, agar masyarakat tidak panik terhadap kondisi harga sapi kurban yang terjadi sekarang." kata Muthowif, Senin (10/9).

Akan tetapi, tutur Muthowif stok sapi tersebut sangat diragukan, karena belum ada penjelasan yang lebih kongkret. 

"Jumlah sapi tersebut tidak hanya untuk kebutuhan sapi kurban, tapi ketersediaan sapi dalam satu tahun 2024 dan untuk suplai sapi nasional (DKI, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan dan Lampung)." Sambung Muthowif 

Dosen FISIP Unipra itu menegaskan, bila pernyataan Disnak Jatim benar, stok sapi potong di Jawa Timur melampaui kebutuhan. 

Sedangkan tutur dia, harga sapi potong terus mengalami kenaikan. "Pertanyaan saya, Kenapa harga sapi potong terus mengalami kenaikan ? Seperti yang terjadi menjalang idul adha sekarng, harga sapi potong timbang hidup di Jawa Timur mengalami kenaikan harga mencapai Rp75.000,- perkilogram." urainya.

Baca Juga: Rayakan Idul Adha, Ponpes Al Ishlah Berbagi Ribuan Paket Sembako 

Ia menjelaskan, harga sapi potong timbang hidup di pasaran sangat tinggi, hal itu bila dibandingkan dengan harga sapi potong kebutuhan stok daging setiap hari. 

"Harga sapi hidup siap potong kebutuhan harian di harga Rp50.000,- perkilogram lho. Sedangkan harga sapi siap potong Rp75.000 kg timbang tersebut, dalam satu ekor sapi mengalami kenaikan sekitar Rp4.000.000 sampai dengan Rp4.500.000,-." jelasnya.

Maka, lanjut Muthowif, bila disesuaikan dengan kondisi harga sapi siap potong sekarang, harga daging sapi segar di pasar tradisional akan mengalami kenaikan hingga mencapai harga Rp130.000 perkilogram.

Baca Juga: Ponpes Al Islah Laksanakan Idul Adha Ikuti Pemerintah Mekkah 

Dia menjabarkan, selama ini, pasokan daging sapi di pasar tradisional di Surabaya tidak hanya dari RPH Surabaya. 

Akan tetapi juga ada jdaging kerbau India yang masuk ke Jawa Timur, yang di jual bebas di pasar tradisional dan juga daging dari Sidoarjo dan Gresik.

"Kami berharap pemerintah pusat yang diwakili oleh kementrian pertanian maupun dinas peternakan Jawa Timur, mengambil langkah-langkah strategis, yang melibatkan semua pelaku, baik peternak, jagal, feedlooter dan RPH untuk mengantisipasi kenaikan harga daging segar pasca Idul Adha." demikian Muthowif 

Editor : Miftahul Rachman