Musda Badko HMI Jateng-DIY Tercederai, SC Dinilai Tidak Netral

Reporter : -
Musda Badko HMI Jateng-DIY Tercederai, SC Dinilai Tidak Netral
Kader HMI Badko Jateng-DIY, Rahmat Hidayat Tumanggor

Semarang, Jatimupdate.id - Musyawarah Daerah Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Musda Badko HMI Jateng-DIY) yang akan diselenggarakan pada 13-15 Juni 2024 di Kudus cacat konstitusi.

Penyelenggara Stering Commite dinilai tidak netral dan tidak sesuai konstitusi yang berlaku.

Baca Juga: Alwi Husein Al Habib: Calon Potensial untuk Musda HMI Badko Jateng 2024

Salah satu Kader Badko HMI Jateng-DIY, Rahmat menyuarakan hal ini karena dasar ketidakadilan dan penyelewengan konstitusi yang dinilai membusukan organisasi.

"Kondisi ini menjadi keprihatinan kita bersama bahwa organisasi ini dibusukkan oleh praktik penyelewengan konstitusi," kata Rahmat pada Rabu (12/6).

Ia menerangkan bahwa penyelenggaraan Musda Badko HMI Jateng-DIY ini cacat dan tidak bisa dikatakan adil dan transparan.

"Sama sekali tidak adil, tidak transparan dan secara pelaksanaan itu catat total," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan kalau HMI harus mencetak kader yang militan sebagai pemimpin masa depan.

Pasalnya yang diresmikan untuk maju sebagai calon ketum Badko HMI Jateng-DIY hanya satu orang yang di loloskan oleh Steering Commite.

Hal ini menimbulkan kecurigaan banyak pihak terkait pelanggengan kekuasaan golongan tertentu.

"Menurut saya ini mencederai HMI sebagai wadah kaderisasi, dan infonya ini diatur sedemikian rupa untuk untuk golongan tertentu," lanjutnya.

Menariknya, jauh sebelum Surat Keputusan (SK) tersebut beredar sudah ada info yang tersebar dari salah satu kandidat.

Kandidat tersebut menyebutkan kalau ia akan dimenangkan dengan jalur aklamasi dan menggagalkan kandidat yang lain, dengan cara apapun.

"Saya dapat info waktu salah satu kandidat road show menyebutkan bahwa dirinya akan menang dengan cara aklamasi," tuturnya.

Situasi ini menjadi keprihatinan Rahmat terhadap organisasi dan kondisi konstitusi yang terabaikan.

"Saya jujur prihatin, dan seharusnya Ketum Kholis dan jajaran bisa lebih bijak lagi agar soft landing dengan khusnul khotimah," pungkasnya.

Rahmat menekankan untuk tim SC segera berbenah sebelum Musda dibuka.

Jika tidak, menurutnya hal ini akan menjadi preseden buruk bagi sejarah berjalannya roda kaderisasi HMI di Badko Jateng-DIY.

Sedianya Musda Jateng-DIY sudah mengalami pengunduran yang sedianya dilaksanakan pada akhir bulan Mei 2024.

Editor : Yuris P Hidayat