Aksi Flashmob Ratusan Penari Kelono di Ki Purwa Heritage Festival Jombang 2024

Reporter : -
Aksi Flashmob Ratusan Penari Kelono di Ki Purwa Heritage Festival Jombang 2024
ksi flashmob ratusan penari kelono di acara Ki Purwa Heritage 2024

Jombang, Jatim Update.id - - Aksi flashmob ratusan penari kelono di acara Ki Purwa Heritage 2024, sukses menggugah para penari dan pelatih sanggar tari se Kabupaten Jombang, Sabtu (6/7/2024). Acara Ki Purwa Heritage Festival (KPHF 2024), hingga kini masih berlangsung dan akan terus menampilkan kejutan.

Kali ini sedikitnya 200-an penari dari berbagai sanggar tari se Kabupaten Jombang diundang untuk mengisi acara tersebut. Ide dasar flashmob tari Kelono ini dimunculkan dengan tujuan mengikis kebiasaan anak-anak bermain gadget atau HP.

Baca Juga: Tokoh Budaya Jati Duwur Jombang Daftar Bacabup Diantar 2 Penari Topeng di DPC PDIP

"Mereka senang sekali, diantar para ibu mereka ke venue sanggar. Dari situ mereka sudah lupa HP nya. Selain itu mereka sehat, berjemur sambil berolahraga," ujar Sulastri Widiyanti,selaku Ketua Yayasan Tri Purwo Budoyo, penyelenggara KPHF 2024.

Sejumlah sanggar yang diundang meliputi kawasan Jombang utara, Sanggar Ali Markasa, Sanggar Sriasih, di Barat ada sanggar IJ Art Production, di timur ada sanggar Paras Ayu,dan di Selatan ada sanggar Rimbi.

"Belum anak siswa sanggar Tri Purwa Budaya sendiri, dan utusan dari SD dan MI Nurul Hidayah, Jati Duwur sendiri," ujarnya.

Inggrid, selaku pemilik sanggar IJ Art Production Ploso, mengaku bersyukur ada event yang mempertemukan semua seni di Jombang, yakni Ki Purwa Heritage Festival 2024.

Baca Juga: Menelisik Dinamika Politik Pilkada Jombang 2024, Akademisi : Pertarungan Antara Tiga Klan

"Saya bangga dan mendukung. Kami support itu, dan semoga tahun depan lebih besar dan luas cakupan pesertanya dari luar Jombang," ujar Inggrid berharap.

Sementara itu, Isma Hakim Rahmat, Ketua Panitia Penyelenggara KPHF 2024, mengatakan flashmob penari Kelono ini target tahun depan, 2025 harus tembus 5000 penari.

"Sanggar tari di Jombang ini tidak terlalu banyak memang jumlahnya. Beda kalau kita ajak sekolahan untuk diajak menari, jumlahnya bisa tembus 2000 an," ujar Mas Hakim.

Baca Juga: Buku Baru Warisan Baru

Mas Hakim menjelaskan KPHF 2024 digelar 10 hari sejak tanggal 5 Juli malam ditutup 14 Juli 2024 malam. Setiap harinya diisi pagelaran tarian berbasis topeng dan sanggar Tri Purwa Budoyo, dan penampilan musisi jalanan, serta kesenian tradisional kepunyaan Jombang.

"Dengan demikian semua seniman Jombang bersatu di acara kami ini, Ki Purwa Heritage Festival 2024," pungkasnya (msa).

Editor : Redaksi