Disinggung Pantun Fraksi PKB, Eri Cahyadi Meradang: Itu Pantunnya Camelia Habiba Bukan PKB

Reporter : -
Disinggung Pantun Fraksi PKB, Eri Cahyadi Meradang: Itu Pantunnya Camelia Habiba Bukan PKB
Eri Cahyadi dok JatimUPdate.id/Roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Walikota Surabaya Eri Cahyadi meradang saat disinggung pantun Fraksi PKB yang menyebut penetapan APBD Surabaya 2025 dilakukan secara terburu-buru.

Eri berdalih, pantun tersebut merupakan pantun Camelia Habiba bukan pantun dari Fraksi PKB.

"Kalau tadi pantunnya ibu Habibah bukan pantunnya PKB." sergah Eri, di kawasan Yos Sudarso, Kamis (15/8).

Bahkan Eri mengimbau agar menanyakan substansi pantun itu ke Laila Mufida.

Sebab lanjut dia, Laila Mufida merupakan pimpinan DPRD Surabaya dari PKB.

"Tanya saja bu Laila," keluh Eri.

Sementara Habiba menjelaskan, pantun tersebut merupakan wujud perhatian Fraksi PKB sebagai partner yang baik dengan pemerintah kota Surabaya

"Ini bentuk perhatian PKB terhadap pak Eri," kata Habiba saat dihubungi JatimUPdate.id.

"(Jadi) jangan baper, jangan baper!" demikian Camelia Habiba.

Sebagai informasi: Dalam Sidang Paripurna DPRD Surabaya, juru bicara Fraksi PKB Camelia Habiba berpantun penetapan APBD Surabaya 2025 dilakukan secara terburu-buru.

Adapun pantun yang dibacakan Camelia Habiba sebagaimana berikut:

Ke pasar turi membeli selendang biru
Selendang biru digunakan untuk menarik simpati
Meski pembahasan APBD terlalu terburu-buru
Pelaksanaannya tetap harus hati-hati. (Roy).

Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

Editor : Yuris. T. Hidayat