Perindo Jatim, Apresiasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

oleh : -
Perindo Jatim, Apresiasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
Mohammad Badaruddin

Jatimupdate.id - Sekretaris DPW Partai  Perindo Jawa Timur, Mohammad Badaruddin merespon positif rapat koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.

Rakor melibatkan KPUD Kabupaten/Kota se Jatim dan Partai Politik, yang di dalamnya membahas daftar pemilih berkelanjutan sementer 1 Tahun 2022.

Badaruddin mengatakan, Rakor merupakan amanat yang tertuang dalam PKPU Nomor 6 tahun 2021 tertanggal 11 Nopember 2021 tentang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Sehingga KPU Jatim harus melakukan ini.

Rakor KPU Jatim dengan KPUD dan Parpol Rakor KPU Jatim dengan KPUD dan Parpol

"Rapat koordinasi ini sangat penting bagi partai politik untuk mengetahui perkembangan data pemilih. Dengan dilakukan update data pemilih nantinya akan didapatkan data pemilih yang akurat dan sesuai dengan fakta." kata Badaruddin kepada media ini.

Selain itu, Badaruddin juga mengapresiasi  KPU Jatim dalam melakukan pemutakhiran data pemilih, serta memberikan hasil rekap kepada Parpol peserta pemilu.

"Dalam rapat saya menanyakan kepada komisioner KPU Jatim, tim limit penetapan daftar pemilih tetap itu kapan? Pihak KPU  menjelaskan bahwa time limit penetapan daftar pemilih tetap akan dilakukan setelah mendapat DP4 dari Kemendagri." tuturnya.

Berdasarkan catatan Badaruddin, daftar pemilih pemula usia 17 tahun per 14 Februari 2024, yang sudah memiliki hak pilih akan di catat semaksimal mungkin dalam daftar pemilih tetap.

"Hasil rekapitulasi data pemilih berkelanjutan semester 1 tahun 2022 sebanyak 15.112.255 pemilih laki - laki dan 15.597.812 pemilih perempuan. Dengan Total pemilih 30.710.067 tersebar di 666 kecamatan, 8497 desa kelurahan Se Jawa Timur. Saya berharap, data tersebut terus diupdate." kata Badaruddin.

Di samping itu, Badaruddin juga menyambut baik diluncurkannya zona integritas, sehingga KPU Jatim sebagai lembaga penyelenggara pemilu diharapkan bersih, jujur dan berintegritas.

"Dengan zona integritas ini, saya berharap pada komisioner KPU Jatim menjadi pelaksana pemilu yg bersih dan menjadi percontohan nasional." cetusnya.

Terkait dibukanya kantor KPU Jatim selama 7x24 jam, dengan sistem piket. Ia menilai, merupakan terobosan luar biasa dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan peserta pemilu.

"Saya juga sangat mengapresiasi KPU Jatim kerjasama dengan TNI POLRI untuk mendapatkan data penduduk yang telah diterima sebagai pegawai TNI POLRI dan juga untuk mendapatkan data anggota TNI POLRI yang purna tugas." bebernya