Jombang - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sejumlah bantuan di Kabupaten Jombang, sebagai lanjutan safari pembagian bantuan Pemprov Jatim ke 38 kabupaten dan kota.

Bantuan baik dari pusat maupun Provinsi Jatim yang diserahkan Gubernur Khofifah itu di antaranya BLT-DD, BKK Pemberdayaan BUMDES, Kredit Pemulihan Ekonomi Nasional, Hibah Banpres Produktif Usaha Mikro, subsidi upah atau gaji hingga KUR dari berbagai perbankan Himbara termasuk Bank Jatim.

Melalui berbagai macam bantuan yang diserahkan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Jumat (9/10/2020) tersebut, Gubernur Khofifah berharap bisa memberikan multiplier effect dan mendongkrak geliat UMKM bagi perekonomian masyarakat Jombang.

"Kita melihat kalau ini bisa disinergikan, maka multiplier effect-nya bagi masyarakat Jombang tentu akan signifikan," tutur Gubernur Khofifah dalam siaran pers yang diterima redaksi Sabtu (10/10/2020).

Gubernur Khofifah menambahkan, perlu ada sinergitas yang baik antar instansi vertikal utamanya perbankan. Untuk dirinya bersama instansi vertikal melakukan kunjungan keliling ke 38 kabupaten dan kota di Jatim.

"Karena pada dasarnya mereka memiliki program-program yang strategis," tambah Gubernur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyebut, dengan Bantuan Subsidi Upah dan Gaji dari BPJS Ketenagakerjaan, dia yakin bisa memberikan stimulus bagi geliat perekonomian rakyat.

"Melalui semua bantuan ini diharapkan akan menstimulir perekonomian masyarakat berseiring dengan tetap terkendalinya Covid-19 di Jawa Timur," sambung mantan Menteri Sosial ini.

Di Jombang, diserahkan total 4.005 Sertifikat Hak Atas Tanah yang merupakan program strategis nasional. Gubernur Khofifah menyerahkan secara simbolis kepada Pemkab Jombang, Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Sebani, Perkumpulan Takmir Masjid Baiturahim Ngemplak dan 5 warga.

Juga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) secara simbolis kepada 5 warga, bantuan masker untuk pendamping desa serta Bantuan Sosial Beras simbolis kepada 5 orang KPM PKH asal Jombang.

 

 

Lalu Bantuan BKK Pemberdayaan BUMDES masing-masing Rp 50 jura kepada BUMDesa Sari Arta Desa Pulosari, Kecamatan Bareng; BUMDesa Loh Jinawi Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam dan BUMDesa Jaya Mahe Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek.

Selain itu juga diserahkan bantuan kredit kepada UMKM dari perbankan. Dari Bank Jatim diserahkan bantuan Kredit Dagulir kepada tiga orang, masing-masing Rp 50 juta; Bantuan Kredit PEN kepada dua orang masing-masing Rp 350 juta dan Rp 500 juta serta Bantuan Kredit PKPJ kepada empat orang dengan rincian, tiga orang masing-masing Rp 50 juta dan satu orang senilai Rp 35 juta.

Bantuan kedua dari Bank UMKM berupa Kredit Dagulir kepada tiga orang masing-masing Rp 100 juta. Kemudian Banpres Produktif Usaha Mikro senilai masing-masing Rp 2,4 juta kepada lima orang.

Kemudian Bantuan KUR dari Bank BNI kepada saudara Damis (KUR Peternak) Rp 150 juta; M. Taufiqulloh (KUR Mikro) Rp 50 juta, Tatag Satria Pandita (KUR Tebu) Rp 170 juta dan M. Dhunur Roin (KUR Mikro Agen BPNT) Rp 50 juta.

Tak luput juga bantuan dari Bank BNI dan BRI yang terdiri dari Bantuan PEN senilai Rp 300 juta kepada Yayuk Indah Winarsih, Bantuan BPUM masing-masing Rp 2,4 juta kepada lima orang.

Sedangkan bantuan terakhir yaitu Bantuan Subsidi Upah BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada lima orang karyawan dan tiga orang ahli waris penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan masing-masing Rp 42 juta.

Berita Terkait

Berita Terpopuler