Pencarian Balita Hanyut di Surabaya Masuki Hari Ketiga, Operasi Besar Disiapkan
Surabaya, JatimUPdate.id – Memasuki hari ketiga pencarian balita berusia 3,5 tahun yang hanyut di saluran Jalan Babatan Wiyung, Kota Surabaya, hasilnya masih nihil. Hingga Kamis (26/12), tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kota Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengungkapkan bahwa upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal. Namun, hingga kini, balita yang diketahui berinisial R belum berhasil ditemukan.
Baca Juga: Disorot Presiden AMI Tantang Pemkot Surabaya Klarifikasi Status Rumah Radio Bung Tomo
“Untuk hasil hari ini, teman-teman di lapangan sudah bekerja keras melakukan pencarian secara maksimal. Namun, hasilnya masih nihil. Belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Didit usai evaluasi pencarian.
Didit menyampaikan bahwa pencarian akan dilanjutkan pada hari keempat dengan menggelar operasi besar. Operasi ini akan melibatkan Basarnas bersama TNI/Polri, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, BPBD Jatim, serta sejumlah relawan.
Baca Juga: Anggaran Rp191 Miliar, Pemkot Surabaya Koordinasikan Beasiswa Pemuda Tangguh
Menurutnya, tim gabungan akan memfokuskan penyisiran di dua metode: darat dan sungai. Tak hanya itu, penggunaan alat seperti drone juga akan dioptimalkan untuk memantau area Sungai Makmur hingga Kali Wonokromo.
“Besok kami fokus di area setelah jembatan SMPN 34. Drone akan diterbangkan di sepanjang jembatan hingga Kali Wonokromo. Harapannya, penyisiran menggunakan drone ini bisa memberikan hasil lebih baik,” jelas Didit.
Baca Juga: Polemik Beasiswa Pemuda Tangguh, Disbudporapar Akui Kebijakan Berubah
Didit menambahkan, operasi ini dilakukan untuk memenuhi harapan keluarga korban yang menunggu kabar apapun mengenai anak mereka.
"Mudah-mudahan atas izin Allah, korban bisa segera ditemukan, dalam kondisi apapun,"
Editor : Miftahul Rachman