Ketua IKA PMII Perjuangan Unitomo Ucapkan Selamat kepada Eri - Armuji: Ingatkan Jangan Jemawa
Surabaya, JatimUPdate.id – Ketua Ikatan Alumni (IKA) PMII Pejuangan Unitomo, M. Zahdi, mengucapkan selamat kepada Eri Cahyadi dan Armuji yang telah resmi ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Surabaya oleh KPU Surabaya.
Zahdi menekankan pentingnya kepemimpinan Eri - Armuji membawa Surabaya ke arah yang lebih baik.
Baca Juga: Tolak Relokasi RPH Pegirian ke TOW, Jagal Blak-blakan Soal Janji Pemkot saat Kampanye Pilkada 2024
"Kami mengucapkan selamat kepada Eri Cahyadi dan Armuji atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Surabaya. Kemenangan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan dedikasi tinggi untuk melanjutkan pembangunan kota," ujar Zahdi, Kamis (9/1).
Zahdi mengingatkan Eri - Armuji tidak Jemawa setelah ditetapkan sebagai pemenang. Pasalnya masih banyak tantangan besar yang akan dihadapi.
Maka dari itu, ia berharap keberlanjutan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, mengingat peran pentingnya dalam mendukung aktivitas masyarakat kota Pahlawan.
"Infrastruktur yang sudah dibangun selama ini harus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan. Jalan, jembatan, hingga fasilitas umum lainnya harus terus diperbaiki agar Surabaya semakin nyaman bagi warganya," tambahnya.
Selain itu, Zahdi meminta pelayanan kesehatan masyarakat harus mendapat perhatian khusus, utamanya warga masyarakat yang kurang mampu.
Baca Juga: IKA PMII Unitomo Semprot Pemkot Surabaya: Razia Hanya Berani ke Kos Murahan!
Menurutnya, akses kesehatan yang merata merupakan kunci untuk memastikan kesejahteraan warga Surabaya.
“Kita ingin melihat sistem pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan menyentuh semua kalangan, khususnya masyarakat yang kurang mampu. Ini harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Zahdi juga menggarisbawahi pentingnya pembenahan di sektor pendidikan, khususnya terkait sistem zonasi yang selama ini menjadi kendala.
Baca Juga: Mihol dan RHU, SE Wali Kota Surabaya Kertas Ompong atau Kebijakan Setengah Hati di Bulan Ramadan?
“Zonasi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Kebijakan ini harus ditata ulang agar lebih adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa,” jelasnya.
Selain itu, kesejahteraan masyarakat juga menjadi poin penting yang diangkat Zahdi. Ia berharap program-program ke depan lebih banyak menyasar pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.
“Surabaya ini besar karena rakyatnya. Pemerintah harus terus berpihak pada masyarakat kecil, memastikan mereka punya akses terhadap peluang ekonomi yang lebih baik,” demikian M. Zahdi. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat