“Kalau Majalah Panjebar Semangat bisa bertahan sejak puluhan tahun lalu dengan bahasa Jawa, kenapa tidak ada media berbahasa Madura?” begitu tanya Ali yang kemu
“Kalau Majalah Panjebar Semangat bisa bertahan sejak puluhan tahun lalu dengan bahasa Jawa, kenapa tidak ada media berbahasa Madura?” begitu tanya Ali yang kemu