Surabaya, JatimUPdate.id - Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina buka suara terkait hasil sidak Komisi D DPRD Surabaya yang menemukan tiga puskesmas di Surabaya tidak beroperasi 24 jam.
Nanik menegaskan, pihaknya akan mengevaluasi dan melakukan perbaikan kekurangan tersebut. Sebab dari 63 Puskesmas tidak semuanya melakukan kelalaian.
Baca juga: Menunggu Ledakan Berikutnya Baru SLF Ditegakkan?
"Kita lakukan evaluasi, perbaikan, mana yang kurang. Enggak semuanya (Puskesmas) kan," tegas Nanik di kawasan Yos Sudarso, Kamis (27/2).
Nanik mengklaim 63 Puskesmas di Surabaya sudah buka 24 jam. Namun, dia Mengaku tidak semuanya berjalan mulus.
Maka dari itu, dia berjanji akan melakukan evaluasi dan perbaikan utamanya di sektor SDM.
Baca juga: Kejar Tambahan PAD, Pemkot Surabaya Perluas Penempatan Reklame
"Semuanya sudah berjalan, 63 Puskesmas melakukan. Tapi ada beberapa yang ada kekurangan seperti itu. akan kita perbaiki." demikian Nanik Sukristina.
Sebelumnya, Komisi D DPRD Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga puskesmas pada Selasa (25/2) malam.
Baca juga: Alarm Fiskal Surabaya: Menguji Urgensi Utang Rp1,3 Triliun
Anggota Komisi D Imam Syafi'i, mengungkapkan beberapa puskesmas yang diklaim buka 24 jam justru tidak beroperasi sesuai ketentuan.
“Kami menemukan puskesmas yang pagarnya ditutup, lampu dipadamkan, bahkan ada yang pintunya dikunci gembok. Padahal ada tenaga medis yang piket, tapi mereka justru tidur,” ungkap Imam, Rabu (26/2)
Editor : Miftahul Rachman