Sebut Pameran Inovasi, 50 ASN Mundur Seleksi Kepala Dinas, DPRD: Mereka Kurang Pede

Reporter : Ibrahim
Azhar Kahfi, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menganggap mundurnya 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Surabaya dari seleksi terbuka kepala dinas karena faktor kepercayaan diri yang masih rendah.

Menurutnya, ajang seleksi kepala dinas bukan hanya pemilihan pejabat, tetapi juga pameran inovasi. Pasalnya, para peserta telah menyampaikan gagasan dan terobosan yang bisa bermanfaat bagi kota pahlawan.

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Kalau mereka merasa belum mampu, saya kira bukan soal jabatan, tapi soal percaya diri (Pede). Yang patut diapresiasi adalah inovasi yang mereka paparkan," kata Kahfi, Jum'at (21/3)

Selian itu, Kahfi juga mengingatkan kepala dinas yang terpilih sebaiknya merangkul para peserta yang telah menyumbangkan ide.

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

"Mereka juga bagian dari inovasi yang harus diperjuangkan," demikian Azhar Kahfi

Sebanyak 50 ASN Pemkot Surabaya mundur dari seleksi kepala dinas setelah menjalani tes adu gagasan visi-misi. Wali Kota Eri Cahyadi menyebut seleksi dilakukan dengan standar tinggi agar pejabat yang terpilih benar-benar memahami pengelolaan OPD.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Sayangnya kata Eri, banyak peserta akhirnya merasa belum siap dan memilih mundur.

“Banyak yang tidak maju lagi setelah saya tes. Saya sampaikan, kalau ingin menjadi kepala dinas, mereka harus memahami seluruh bidang di OPD tersebut, bukan hanya satu bidang saja,” ujar Eri, Kamis (20/3). (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru