PKL Pepelegi Protes Penertiban Bangli, Wakil Bupati Turun Tangan Redam Penolakan

Reporter : Imam Hambali
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, sedang menenangkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati sempadan sungai yang melakukan protes akibat ada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendatangkan alat berat untuk melakukan normalisasi Afvoer Bono di Desa Pepeleg

 


Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendatangkan alat berat untuk melakukan normalisasi Afvoer Bono di Desa Pepelegi.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Minta Perbaikan Jalan Rusak Dikebut, Kecamatan dan PUBMSDA Diminta Bergerak Serentak

Namun, proses tersebut mendapat hambatan dari para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati sempadan sungai.

Sejumlah spanduk penolakan dibentangkan dan aksi bakar ban pun mewarnai jalanan Pepelegi sebagai bentuk protes atas rencana penertiban bangunan liar.

Kondisi tersebut membuat pengerjaan normalisasi tersendat. Para petugas yang hendak mengoperasikan alat berat kesulitan menembus lokasi karena terhalang lapak-lapak yang berdiri di sempadan aliran air.

Aksi protes tersebut akhirnya direspons cepat oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, yang datang langsung ke lokasi untuk berdialog dengan para pedagang.

Dalam pertemuan itu, Mimik berjanji akan mencarikan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

Baca juga: Jalan Embong Kali Krian Sidoarjo Rusak dan Berlubang

"Saya mohon diberi kesempatan untuk menata Sidoarjo ini lebih baik. Ayo bersama-sama kita tata. Kalau panjenengan ingin berdialog, monggo, kita fasilitasi, cari solusi. Saya juga nanti akan memohon pihak manajemen Lotte Mart untuk memberikan lahannya karena kebetulan ada lahan yang bisa dipakai UMKM di sini," ujar Mimik Idayana ke para PKL, Senin (14/4)

Dalam dialog tersebut, para PKL akhirnya sepakat membongkar sebagian warung mereka demi memberi akses jalan bagi alat berat.

Pemkab Sidoarjo pun menjanjikan relokasi ke area yang lebih layak, yaitu di halaman pusat perbelanjaan yang berada di sebelah utara Afvoer Bono.

Tak hanya itu, Mimik juga memperkenalkan program bedah warung, yang menjadi bagian dari visi-misi Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Tekan Kenaikan Harga Jelang Ramadan

"Saya akan membantu memfasilitasi UMKM dengan program bedah warung. Tapi mohon maaf, untuk para PKL di sini yang sudah menempati 30 tahun, beri kami kesempatan untuk merelokasi," kata Mimik.

Penertiban bangunan liar di sempadan Afvoer Bono menjadi langkah strategis Pemkab Sidoarjo dalam mengatasi banjir yang rutin melanda Desa Pepelegi.

Pemerintah mencatat, keberadaan lapak-lapak tersebut selama ini menjadi penghalang utama saat proses normalisasi saluran air. (ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru