Jakarta,JatimUpdate.id-Semangat Pemerintah Australia memikat hati wisatawan muslim Indonesia terus menggelora. Pada akhir April lalu, pihak Tourism Australia bertandang ke Jakarta dan bersilaturahmi dengan 100 agen perjalanan yang bernaung di Halal Travel Konsorsium (HTK), bentukan Cheria Holiday. Jennifer Doig, Sue Michail, Agitya Nuraini, Vera Darmadi, hingga Wendy Kosasih mewakili Tourism Australia mempresentasikan manfaat program tur ramah muslim, Mosafa.
Sebuah inisiasi kolaboratif yang dicanangkan Tourism Australia ini menggandeng beberapa agen tur wisata halal besar di Indonesia, salah satunya Cheria Holiday. Mosafa merupakan akronim Moslem Friendly Australia jadi terobosan mutakhir yang memudahkan wisatawan Indonesia menjelajah seluruh destinasi wisata halal Negeri Kanguru dengan nyaman dan bujet ekonomis.
“Australia sadar besarnya market wisatawan muslim Indonesia. Apalagi Islam agama terbesar kedua dengan populasi muslim hampir 900.000 orang. Dua tahun lalu, 200.000-an pelancong kita plesir ke Australia. Saya optimistis mengudaranya Mosafa di event silaturahmi perdana ini membuat kunjungan traveler Indonesia ke sana meningkat,” ungkap Cheriatna, CEO Cheria Holiday dala keterangan tertulisnya, Kamis (8/5/2925).
Potensi eskalasi ini, lanjut Cheriatna, diyakini bukan omon-omon. Selama ini rute liburan wisatawan muslim Indonesia memang berkutat seputar Asia Tenggara, Asia Timur, dan Eropa. Faktanya, Australia adalah negara barat tetangga terdekat yang paling serius membenahi sektor pariwisata halal.
“Dalam Islam, tetangga harus dimuliakan begitu juga tamu. Australia, negara barat yang tidak rasis dan terbukti unggul mengakomodir tur ramah muslim. Cari tempat ibadah mudah dan semua hasil produk hewani bersertifikasi halal,” ujar founder Halal Traveler Konsorsium ini.
Program Mosafa Muslim Friendly Australia ini mengajak travel-travel di seluruh Indonesia yang berjualan tur halal untuk bergabung dan menjual paket tur ramah muslim ke Australia.
“Konsorsium ini solusi jenius buat agen travel untuk memanjakan konsumen. Banyak yang nyeletuk traveling ke Australia mahal. Iya, jika tamu yang berangkat 1-2 orang. Umumnya tiap agen maksimal dapat 10 tamu dan biayanya masih lumayan mahal. Idealnya dapat grup isi 30 seat, pasti harga lebih murah. Tamu senang dapat harga ekonomis dengan pilihan program tur sepanjang tahun. Agen tetap untung, tak kehabisan napas, dan bendera travelnya tetap berkibar selama perjalanan,” ujar ayah dari 14 anak ini. (Hes)
Editor : Yoyok Ajar