Surabaya,JatimUPdate.id – Anggota DPRD Kota Surabaya Ajeng Wira Wati menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat menggelar reses di enam kecamatan. Wilayah yang disambangi antara lain Bubutan, Genteng, Gubeng, Krembangan, Simokerto, dan Tegalsari.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Surabaya itu mengungkapkan, mayoritas keluhan warga berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar dan layanan publik.
Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
“Salah satu yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah kenaikan biaya kuliah atau UKT yang dirasa makin memberatkan. Warga juga menyoroti soal tidak transparannya penerimaan gamis dan pramis dari kelurahan,” kata Ajeng kepada Jatimupdate, Selasa (20/5)
Selain itu, Ajeng juga menerima keluhan soal pengelolaan kebersihan kota. Warga mengaku kecewa dengan keterlambatan pengangkutan sampah
Sebab beber Ajeng, sampah tersebut menyebabkan lingkungan kumuh dan berpotensi menimbulkan penyakit.
“Persoalan ini muncul di hampir semua kecamatan. Warga berharap ada sistem pengangkutan yang lebih rutin dan tepat waktu,” terangnya.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Selain soal layanan publik, aspirasi budaya juga mengemuka. Ajeng menyebut warga mendorong adanya perhatian terhadap pelestarian budaya lokal seperti tari remo dan ludruk.
“Masyarakat ingin ada beasiswa khusus bagi anak-anak yang aktif menari remo atau menjadi pelaku seni ludruk. Ini penting agar regenerasi seniman Surabaya tidak putus,” ujarnya.
Di sektor ekonomi, usulan penataan PKL turut disuarakan. Warga di sekitar Karang Menjangan mendorong konsep penataan ala Malioboro agar kawasan kampus di wilayah tersebut menjadi lebih rapi, nyaman, dan menarik secara visual.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
“Penataan ini juga bisa mendongkrak ekonomi pelaku UMKM di sana. Jika dikelola baik, bisa jadi destinasi baru warga,” pungkasnya.
Ajeng memastikan semua aspirasi tersebut akan dibawa ke meja pembahasan di DPRD dan didorong masuk dalam program kerja pemkot.
"Kami akan menyampaikan hasil reses, agar ditindaklanjuti oleh Pemkot Surabaya," demikian Ajeng Wira Wati. (Roy)
Editor : Ibrahim