Cak YeBe Usul Pemkot Tiru Rusun Pasar Rumput Jakarta, Jadi Solusi Hunian Rakyat

Reporter : Ibrahim
Yona Bagus Widyatmoko, dok jatimupdate.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab dipanggil Cak YeBe mendorong Pemkot meniru konsep hunian vertikal terintegrasi seperti Rusun Pasar Rumput Jakarta. 

Hal itu sampaikan Cak YeBe usai kunjungan kerja ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Komisi A. 

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Kami mendorong Pemkot meniru konsep hunian vertikal terintegrasi seperti Rusun Pasar Rumput Jakarta." tutur Cak YeBe, Rabu (4/6).

Rombongan turut meninjau langsung unit contoh rusun yang berdiri di atas aset pasar milik Pemprov DKI. Hunian tersebut memadukan tempat tinggal dengan aktivitas ekonomi warga.

“Rusun Pasar Rumput ini punya 1.984 unit, luasnya 36 meter persegi, terdiri dua kamar tidur, pantry, ruang tamu, dan layak untuk keluarga. Harga sewanya mulai Rp1,1 juta sampai Rp2,25 juta per bulan,” jelas Cak YeBe.

Menurutnya, model seperti ini bisa menjawab tantangan keterbatasan lahan dan mahalnya harga properti di Surabaya. 

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Ia menyebut pemanfaatan aset daerah untuk hunian dapat dilakukan tanpa menggusur ekonomi warga.

“Kami berdiskusi dengan kementerian soal bagaimana mewujudkan hunian layak, murah, dan mendukung ekonomi warga. Ini hak dasar yang makin sulit dijangkau masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya.

Ia juga menyinggung skema Hunian Bersubsidi Berbasis Aset Tanah seperti HGB di atas HPL yang memungkinkan pembangunan rusun oleh pengembang, tanpa melepas kepemilikan tanah dari negara atau pemda.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Anggota Komisi A lainnya, Muhammad Saifuddin, ikut menambahkan pentingnya keterlibatan swasta.

Dengan model kolaborasi itu, ia meyakini warga bisa punya hunian permanen tanpa beban berat, sekaligus menjawab keterbatasan ruang dan tingginya harga tanah di perkotaan.

“Sudah saatnya Pemkot menggandeng pengembang swasta bangun rusunami dengan skema terjangkau. Impian saya, cicilannya seperti cicilan motor,” kata Saifuddin. (*Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru