Bangkalan, JatimUPdate.id – Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur mendorong kemandirian ekonomi kader melalui program “Ansor Atanèh” di Desa Mandung, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan.
Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, menegaskan jihad para kader menjaga tanah dan menghidupkan lahan, bukan lagi mengangkat senjata.
Baca juga: Ansor Jatim Berangkatkan Tiga Kepala Desa Kader Ansor Studi Banding ke Tiongkok
“Kalau dulu jihad itu dengan senjata, hari ini jihadnya adalah menghidupkan lahan. Kita jaga kehormatan kader lewat tanah yang kita tanami,” kata Musaffa, Senin (23/6).
Ia menegaskan, program ini jadi bagian dari strategi besar Patriot Ketahanan Pangan yang terus digencarkan oleh PW GP Ansor Jatim.
Ia membeberkan, program ini mencakup pelatihan pertanian, penanaman 1.000 bibit semangka, panen cabe keriting, hingga distribusi bibit jagung dan padi.
Baca juga: Bhabinkamtibmas Tosari Rutin Cek Tanaman Kentang, Dukung Ketahanan Pangan Warga
"Seluruh kegiatan digerakkan secara swadaya oleh kader ranting Ansor Mandung." ujarnya.
Ketua Ranting GP Ansor Mandung, Muhammad Khozein, menyampaikan sejumlah kebutuhan alat pertanian kepada pengurus wilayah.
Baca juga: DPR Dorong Insentif Khusus untuk Daerah yang Lindungi Lahan Pertanian
Menanggapi hal itu, Kasatgas Patriot Ketahanan Pangan Ansor Jatim, Deni Prasetya, memastikan bantuan akan segera dikirim.
“Minggu depan kami distribusikan. Mandung akan jadi role model gerakan pangan Ansor di Madura,” demikian Deni Prasetya. (*/Roy)
Editor : Miftahul Rachman