Jakarta, JatimUPdate.id - Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi dengan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Risiko pada 19–20 Juni 2025, bertempat di Kampus Tanjung Duren, Jakarta Barat sebagai langkah strategis dalam menguatkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai amanat Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ir. Margono Sugeng, M.Sc., selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik.
Dalam sambutannya beliau menegaskan pentingnya kegiatan pelatihan AMI berbasis Risiko dalam peningkatan mutu seiring dengan perkembangan regulasi dan tuntutan kualitas pendidikan.
Menurutnya mutu perguruan tinggi juga merupakan pondasi utama untuk mencapai keunggulan dan daya saing di era global.
“Tentu mutu ini bukan sekedar pelengkap, tetapi juga sekaligus sebagai pondasi utama untuk mencapai keunggulan dan daya saing di era global saat ini,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan dua hal penting yang perlu dicermati dalam kegiatan pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) berbasis Risiko tersebut.
Pertama beliau menyoroti pentingnya pendekatan AMI berbasis risiko, karena menurutnya di tengah dinamika dan tantangan yang sangat kompleks baik dari sisi regulasi, teknologi maupun ekspektasi dari para pemangku kepentingan, pendekatan audit mutu berbasis risiko ini menjadi sangat relevan.
“Paling tidak dengan melakukan identifikasi serta melalui analisis kita dapat mengetahui sejak awal potensi risiko yang akan terjadi, sehingga kemudian bisa dilakukan mitigasi risiko sekaligus dapat digunakan untuk memastikan bahwa sistem penjaminan mutu telah berjalan dengan efektif, efisien dan tepat sasaran” ungkapnya.
Yang kedua, beliau menyoroti bahwa perubahan regulasi melalui Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 membawa paradigma baru dalam tata kelola pendidikan tinggi yang menekankan akuntabilitas dan transparansi. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam terhadap regulasi ini sudah seharusnya menjadi panduan utama bagi para auditor dalam melaksanakan tugas audit secara profesional dan berkualitas.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Fasilitator Nasional Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Dr. Ir. Desiana Vidayanti, M.T.
Dalam pemaparannya, ia menyampaikan kekagumannya atas perkembangan UNDIRA yang dinilainya luar biasa karena menurutnya meskipun baru akan memasuki usia enam tahun UNDIRA sudah seperti perguruan tinggi yang mapan.
“UNDIRA terlihat seperti perguruan tinggi yang sudah mapan. Ini menunjukkan komitmen luar biasa terhadap mutu perguruan tinggi yang berusia belum sampai 10 tahun,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa auditor adalah garda terdepan dalam sistem penjaminan mutu yang bukan hanya sekedar sebagai pemeriksa tetapi juga mitra strategis yang membantu unit kerja untuk terus berbenah dan tumbuh dengan tata kelola yang lebih baik selaras dengan cakupan akreditasi.
“SPMI adalah sistem kendali mutu internal. Ketika kita bicara akreditasi, sebetulnya kita sedang memverifikasi bahwa standar mutu yang ditetapkan institusi benar-benar dijalankan. Dan ini dimulai dari dalam, dari audit internal yang kuat,” tambahnya.
Pelatihan ini diikuti oleh para dosen yang mewakili masing-masing Fakultas di lingkungan Universitas Dian Nusantara kemudian ditetapkan sebagai auditor dan calon auditor Tahun Akademik 2024/2025.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali teori dan praktek yang meliputi pengantar AMI dan AMI berbasis Risiko, Perencanaan AMI dan Pelaksanaan AMI, Teknik Audit Dokumen dan Penyusunan Daftar Tilik (checklist), Praktek Penyusunan Daftar Tilik (Checklist) – Audit Dokumen, Teknik Audit Lapangan dan penyusunan laporan audit.
Kegiatan pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Risiko ini menjadi bukti nyata bahwa UNDIRA tidak hanya responsif terhadap perubahan regulasi, tetapi juga proaktif dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Melalui pemahaman pendekatan audit yang lebih strategis berbasis risiko tersebut, UNDIRA menegaskan peran penting auditor internal sebagai garda terdepan sekaligus mitra strategis dalam tata kelola perguruan tinggi yang lebih adaptif, akuntabel, dan kompetitif di era global. (ken/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat