MPLS 2025, Ajeng Wira Wati: No Bullying Implementasikan Nilai-nilai Parenting 

Reporter : Ibrahim
Ajeng Wira Wati, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati, menekankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025 no bullying dan mengimplementasikan nilai-nilai parenting.

Sebab beber Ajeng, bullying merupakan momok yang dikhawatirkan menjadi kebiasaan siswa hingga usia dewasa. 

Baca juga: Revitalisasi Pasar Tembok Dukuh Disorot, DPRD Ingatkan Skala Prioritas Pedagang

"Kami sebagai anggota dewan, menekankan no Bullying sama parenting gitu. Karena bullying ini menjadi momok kalau kita tidak antisipasi di awal takutnya menjadi kebiasaan untuk masa remaja ataupun dewasanya." tutur Ajeng, kepada Jatimupdate, Selasa (15/7). 

Ajeng menjelaskan, dalam pelaksanaan MPLS diperlukan rasa empati kepada siswa, serta memastikan fokus untuk belajar.

"Kita menanamkan pentingnya empati untuk anak-anak dan juga memastikan fokus untuk dunia pendidikan, belajar dan akademisnya." lanjut Ajeng.

Baca juga: Voucher Parkir Suroboyo Dicetak 500 Ribu Lembar, Eri: Untuk R4 dan R2

Selain itu, Ajeng menegaskan pentingnya implementasi nilai-nilai parenting dalam pelaksanaan MPLS.

Pasalnya sebut ketua Fraksi Gerindra tersebut, pembentukan mental anak bermuara dari kasih sayang, utamanya di lingkungan keluarga. 

"Parenting merupakan pembentuk mental anak, ibaratkan pohon istilahnya akarnya dari keluarga. Sehingga kesehariannya diperlukan adanya motivasi dan kasih sayang langsung dari orang tua." papar Ajeng.

Baca juga: RDP DPRD Surabaya: Warga Minta CASBAR Ditutup, Izin Jadi Sorotan

Ajeng menjelaskan, motivasi dari keluarga bisa edukasi tentang moralitas. Sehingga anak tidak mudah terjerumus ke perbuatan negatif.

"Edukasi ini penting khususnya nanti menyambut di masa-masa remaja. Supaya tidak gampang masuk ke pergaulan yang negatif atau kenakalan remaja." demikian Ajeng Wira Wati. (Roy) 

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru