Forum PUSPA DKI Jakarta : Selamatkan Generasi Emas Indonesia Dari Dampak Game Roblox

Reporter : Redaksi
Dedi A. Ahmad, Ketua Forum PUSPA DKI Jakarta.

 

Jakarta, JatimUPdate.id — Forum Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) DKI Jakarta melakukan upaya melindungi hak dan kesejahteraan anak-anak di era digital.

Baca juga: Abdul Mu’ti Raih Penghargaan Tokoh Pendidikan Nasional

Upaya itu juga dalam meyambut langkah Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti yang melakukan pelarangan, bermain game Roblox.

Kebijakan itu dikeluarkan karena dampak rasa keprihatinan terkait bahaya yang ada disekitar kita dan keluarga kita dimana potensi-potensi dampak negative lebih besar dari platform game daring seperti Roblox.

Meskipun permainan game tersebut membangun daya kreativitas dan pasif dalam interaksi sosial, namun Forum PUSPA DKI Jakarta menyambut baik ketegas pemerintah dalam menilai bahwa beberapa kontennya perlu ditinjau kembali demi keselamatan dan kesehatan mental anak Indonesia.

Kekhawatiran Forum PUSPA DKI Jakarta menilai bahwa Game Roblox dikarenakan konten tidak tersaring dimana beberapa game dalam platform Roblox dibuat dengan tidak selalu melalui proses kurasi ketat, sehingga berisiko menghadirkan konten tidak pantas bagi anak.

Dalam Game Roblox “Interaksi Anonim” dimana Fitur komunikasi dengan pengguna lain berpotensi membuka celah terhadap pelecehan daring dan paparan terhadap predator digital yang sering sering kali muncul, seperti dalam kasus yang terjadi di Kota Balikpapan, dimana Kasus kejahatan siber dengan korban seorang remaja warga negara asing berhasil diungkap jajaran Polda Kaltim.

Korbannya adalah seorang remaja perempuan berusia 15 tahun asal Swedia, yang menjadi korban modus ‘grooming’ dan ‘sextortion’, pada Rabu (30/7/2025). Hal ini bisa diperoleh di laman media online suara.com.

Selain itu adanya rasa Ketergantungan dan Dampak Mental: dimana durasi waktu yang cukup lama dan rasa penasaran yang tinggi dalam permain game yang adiktif dapat mempengaruhi perkembangan emosi dan sosial anak.

"Oleh karena itu kami dari Forum PUSPA DKI JAKARTA menyerukan kepada pemerintah, pihak swasta dan orang tua untuk bersama-sama memastikan bahwa konten digital yang dikonsumsi anak benar-benar aman, mendidik, dan ramah anak," kata Dedi A. Ahmad, Ketua Forum PUSPA DKI Jakarta, sebagaimana rilis yang diterima Redaksi JatimUPdate.id pada Kamis, (07/08/2025).

Baca juga: PPIM-UIII Gelar Konferensi Internasional Lingkungan dan Agama, Tekankan Jalan Baru Aksi Lingkungan

Lebih jauh Dedi A. Ahmad menyatakan organisasinya dengan ini mengeluarkan pernyataan dan sikap resmi berupa :

1. Mendorong segera dibuatnya regulasi pemerintah terkait platform game daring berbasis ramah anak.

2. Menggalakkan peran edukasi digital kepada orang tua agar lebih aktif dalam pengawasan konten anak.

3. Segara meblokir situs-situs dan game yang dapat merusak generasi Emas Indonesia

4. Menyediakan Pos laporan terpada untuk masyarakat terkait temuan konten berbahaya pada platform game populer.

Baca juga: Pelaku Penembakan di Surabaya Ternyata Terobsesi Game Online

"Kiranya kami Forum Puspa DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam," ungkap Dedi.

Lebih jauh Dedi menyatakan perlunya sikap sigap dan kuatkan Perlindungan anak di ranah digital.

"Ini harus menjadi prioritas bersama agar generasi emas Indonesia tumbuh sehat secara fisik dan psikologis," tegas Dedi. (rilis/red/yh).

 

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru