Kolaborasi Pemerintah dan Yayasan Tzu Chi Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Banyumas

Reporter : Abdul Muhyi
Pemerintah Kabupaten Banyumas memberikan penghargaan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas kontribusinya dalam renovasi 500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Banyumas, Jawa Tengah. (Dok. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia)


Banyumas, JatimUPdate.id - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Banyumas, hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Yayasan Buddha Tzu Chi, telah mencatat kemajuan berarti.

Hingga bulan Agustus 2025, inisiatif kemanusiaan ini telah menyelesaikan pembangunan fisik pada 107 unit rumah warga.

Baca juga: Sadewo Resmi Pimpin Kagama Banyumas, Fokus Bangun Ketahanan Pangan dan Inovasi Daerah

Ratusan rumah yang telah direnovasi tersebut tersebar di lima desa di Kabupaten Banyumas, yakni Desa Dawuhan, Papringan, Somakaton, Sokawera Wetan, dan Alas Malang.

Warga penerima manfaat di wilayah tersebut kini dapat tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Banyumas, Sakty Suprabowo, menyatakan bahwa progres program ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Kami sangat bersyukur atas kelancaran program ini. Pengerjaan fisik untuk 107 unit di lima desa telah berjalan baik dan sebagian besar sudah rampung,” katanya, dikutip dari Serayunews, Senin (11/8/2024).

Selain unit yang telah dikerjakan secara fisik, program ini akan segera memasuki tahap berikutnya. Sebanyak 40 unit RTLH di Desa Petarangan kini tengah berada pada tahap pemesanan material bangunan (Purchase Order/PO).

Baca juga: Pemkab Banyumas Revolusi Industri Kelapa, Genjah Bali Kuning Jadi Andalan Baru

“Untuk 40 unit di Desa Petarangan, material sedang dalam proses pengadaan. Kami targetkan dalam waktu dekat pengerjaan fisik bisa segera dimulai, sehingga lebih banyak lagi warga yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dengan Kabupaten Banyumas memberikan angin segar bagi pengentasan kemiskinan untuk penyediaan hunian layak di Banyumas.

“Alokasi 500 unit dari Yayasan Buddha Tzu Chi ini merupakan bantuan yang luar biasa. Hal ini sangat membantu kami dalam mengakselerasi penyelesaian persoalan rumah tidak layak huni yang menjadi salah satu fokus utama Pemkab Banyumas. Ini adalah bukti nyata kekuatan gotong royong dan sinergi antara pemerintah dengan lembaga sosial,” kata dia.

Baca juga: Saifuddin Kembali Pimpin Satria Praja Banyumas, Bupati Harap Kades Tetap Solid Bangun Desa

Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Yayasan Buddha Tzu Chi akan terus mengawal pelaksanaan program ini hingga seluruh target 500 unit dapat terealisasi untuk mewujudkan hunian yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Banyumas.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyatakan bahwa penanganan RTLH oleh Pemkab Banyumas telah dialokasikan melalui APBD. Namun, untuk mempercepat proses penanganannya, diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Alokasi dari APBD juga ada, tapi untuk akselerasi kita juga gandeng pihak-pihak lain, jadi sistem gotong royong. Saya sampaikan terima kasih kepada Yayasan Tzu Chi yang telah membantu Pemda Banyumas,” kata dia. (am/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru