Golkar Tekankan Efektivitas Anggaran Pendidikan Rp757,8 Triliun RAPBN

Reporter : Shofa
Anggota Komisi X Fraksi Golkar DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa

Jakarta, JatimUPdate.id - Pemerintah menetapkan anggaran pendidikan sebesar Rp757,8 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, atau setara 20% dari APBN sesuai amanat undang-undang. Presiden menyebut jumlah ini sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah, dengan fokus pada peningkatan kualitas guru dan dosen, beasiswa, penguatan sarana prasarana, serta kurikulum yang relevan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi X Fraksi Golkar DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran.

Baca juga: Golkar Soroti PTKL Serap 39 Persen Anggaran Pendidikan

“Jika anggaran pendidikan tidak digunakan sebagaimana mestinya dan tidak fokus, maka potensi kebocoran akan terus terjadi dan kualitas pendidikan akan menurun. Hal ini akan berdampak langsung pada daya saing dan kualitas SDM bangsa, terutama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya, Sabtu (16/8/2025).

Adde Rosi juga menyoroti permasalahan pengelolaan Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (PTKL) yang dinilai tidak tepat sasaran. Pada APBN 2025, PTKL menghabiskan 39% anggaran fungsi pendidikan, sementara Kemendiktisaintek hanya mengelola 22%. Padahal, jumlah mahasiswa di PTKL hanya sekitar 200 ribu, jauh lebih kecil dibandingkan mahasiswa di PTN sebanyak 3,9 juta dan PTS sebanyak 4,4 juta.

“Perlu penataan dan penyederhanaan PTKL, termasuk menghapus program studi umum yang tidak sesuai mandat undang-undang,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Presiden juga menekankan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru serta dosen sebagai prioritas, dengan alokasi Rp178,7 triliun untuk gaji dan peningkatan kompetensi. Program tunjangan profesi guru non PNS dan tunjangan guru PNS di daerah juga akan diperhatikan.

“Kesejahteraan guru adalah kunci pendidikan berkualitas, karena guru dan dosen adalah motor penggerak transformasi pengetahuan,” tambah Adde.

Fraksi Golkar DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap RAPBN 2026, khususnya bidang pendidikan, dan berkomitmen mengawal agar program-program pro-rakyat dapat terlaksana dengan baik.

“Kami akan memastikan pendidikan berkualitas dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya (*)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru