Jakarta, JatimUPdate.id – Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) resmi memiliki nakhoda baru. dr. Muhammad Fadel Yudawa, kader HMI Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) Cabang Semarang, terpilih sebagai Direktur LKMI melalui mekanisme fit and proper test yang digelar Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).
Baca juga: Runtuhnya Benteng Moral HMI : 79 Tahun Mengasah Diri dan Menjaga Arah
Proses seleksi berlangsung ketat dan transparan, menekankan pada kapasitas kepemimpinan, pemahaman isu kesehatan masyarakat, serta rekam jejak pengabdian. Fadel pun dinilai memenuhi semua kriteria tersebut.
Dalam pernyataannya, Fadel menegaskan bahwa LKMI tidak boleh hanya menjadi lembaga kaderisasi internal, tetapi juga harus hadir di tengah umat dengan gerakan kesehatan yang lebih inovatif, membumi, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Baca juga: HMI dan GMNI: Survival dalam Gerak Zaman, Melawan “Serakahnomics” sebagai Musuh Baru Republik
Ia merumuskan lima agenda besar yang akan menjadi arah strategis LKMI, yaitu transformasi gerakan berbasis digital, penguatan program promotif dan preventif di komunitas, advokasi kebijakan publik yang pro-rakyat, memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, serta meneguhkan nilai spiritual Islam dalam setiap kerja kesehatan.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. LKMI harus hadir lebih dekat dengan umat dan memastikan kesehatan diperlakukan sebagai hak dasar yang adil dan bermartabat,” tegas Fadel.
Baca juga: Dies Natalis ke-79, HMI Bondowoso Tegaskan Komitmen Perkuat Nilai Perjuangan dan Perkaderan
Terpilihnya Fadel sebagai Direktur LKMI diharapkan dapat membawa semangat baru dalam memperkuat gerakan kesehatan umat, baik di tingkat kampus, masyarakat, maupun kebijakan nasional. (ya/muh)
Editor : Yoyok Ajar