Surabaya, JatimUPdate.id - Sebuah peristiwa budaya yang berbalut tradisi bakal digelar di salah satu wilayah Kota Surabaya, acara itu bertajuk Sedekah Bumi.
Baca juga: Jawa Timur Deklarasikan Gerakan Bersih Narkoba, Mendes PDT Ajak Awasi Desa Dari Peredaran Narkoba
Secara khusus, Redaksi JatimUPdate.id pada Sabtu pagi mendapat kiriman flayer Sedekah Bumi, sebuah agenda acara yang digagas bersama warga dengan diinisiasi seorang pegiat seni yang sekaligus aktivis, Cak Kusnan, begitu kami memanggilnya.
Dari kiriman itu, redaksi berharap ada review tulisan narasi pendek tentang gambaran acara budaya tersebut, dan Cak Kusnan pun mengirimkan narasi pendeknya sambil berpesan, "Nek onok kurangnya, sampeyan tambahi dewe yo Cak," begitu kalimat penutup layanan Whatsapp yang dikirim Cak Kusnan, Sabtu pagi (13/09/2025) ke redaksi JatimUPdate.id.
Berikut tulisan narasi Cak Kusnan :
Syukur Alhamdulillah, puja dan puji kami haturkan ke junjungan kami Nabi Besar Muhammad SAW, dan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Besar atas limpahan berkah dan kasihNya, kami bisa melaksanakan kegiatan Sedekah Bumi di Desa (Kelurahan) ini.
Untuk yang kesekian kali, Kami Warga Karangan melaksanakan gelar budaya, guna merawat kebudayaan lama warga yang hampir hilang di kota ini.
Tak banyak lagi desa/kampung (Kelurahan) dikota ini masih melaksanakan kegiatan turun temurun orang tua terdahulu.
Baca juga: Menjahit Teori dan Realitas: Sebuah Refleksi Pendidikan Kewirausahaan
Generasi muda kita, yang tinggal di Perkotaan atau perumahan baru / apartemen nyaris tak pernah tau kegiatan ini.
Kegiatan seperti ruwatan desa atau pun sedekah bumi , sebuah tradisi lama yang masih kuat di emban, kebanyakan dari kampung-kampung lama yg ada di Surabaya Barat, yang berupaya dengan teguh memegang tradisi, budaya yang berasar dari adat norma leluhur, semua ini untuk menjaga Adat, Adab dan Tradisi Budaya leluhur.
Bulan ini, sedekah bumi di Desa (Keluruhan) Dukuh Karangan, kami awali dengan kegiatan Karnaval budaya, yang kami selenggarakan pada tanggal 14 September 2025 yang di ikuti oleh tiap RT dengan bertemakan ( Film - Bunga - Sejarah - Daur Ulang - Nusantara ) kami menggali kemampuan generasi muda dikampung kita, mencoba untuk bisa bersaing dalam berkarnaval.
Kreatifitas dalam acara Karnaval Budaya, bukan hanya sekedar Joget joget ria, atauceloteng2-celonteng wajah yang tak berguna, namun bertemakan Budaya, yang kami sajikan adalah konsep baru untuk mencari bibit-bibit Koreografer atau pun Desainer Kostum dan tentu saja Konsep yang berbeda.
Baca juga: Zulhas Jadi Keynote Speaker, LHKP PWM Jatim Tegaskan Politik Kebangsaan sebagai Kontrol Demokrasi
Sedekah Bumi Karangan, akan dilanjutkan pada tanggal 18 September 2025 dengan acara Pengajian Umum, dilanjut tanggal 19 September 2025 dengan pagelaran Wayang kulit, dan sebagai penutup acara sedekah bumi karangan, tanggal 20 September 2025, kami menggelar Ludruk Dengan Bintang Tamu Cak Kartolo - Ning Tini - Cak Jadi Galajapo.
"Alhamdulillah acara sedekah bumi, banyakndi suport oleh Pemerintah Kota Surabaya - Polrestabes serta DPRD Surabaya," tutur Cak Kusnan
Salam Budaya
Cak Kusnan (roy/mmt)
Editor : Miftahul Rachman