Surabaya, JarimUPdate.id — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang jatuh setiap 17 September kembali menghadirkan kabar penting bagi dunia penerbangan di Jawa Timur. Maskapai Wings Air, bagian dari Lion Group, resmi membuka sejumlah rute baru yang menghubungkan Surabaya dengan Banyuwangi, Semarang, dan Yogyakarta (Adisutjipto).
Baca juga: Pemeriksaan Gubernur Jatim oleh Jaksa KPK di PN Tipikor Surabaya Batal Digelar
Pembukaan rute yang akan dimulai bertahap pada 18 hingga 24 September 2025 itu dipandang sebagai langkah strategis. Selain menjawab kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi yang efisien, kebijakan ini juga diharapkan memberi dorongan nyata pada sektor pariwisata dan investasi di Jawa Timur.
“Transportasi udara bukan sekadar soal mobilitas. Ia adalah instrumen pembangunan yang menggerakkan ekonomi, membuka peluang investasi, dan memperluas akses wisata,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (15/9/2025).
Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang diyakini paling merasakan manfaat pembukaan jalur ini. Kawasan yang dijuluki The Sunrise of Java itu telah lama menjadi magnet wisata internasional dengan andalan Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, hingga Pantai Pulau Merah. Dengan penerbangan langsung dari Surabaya, akses menuju Banyuwangi akan lebih singkat dan praktis, sekaligus memperbesar peluang kunjungan wisatawan mancanegara yang transit di Surabaya.
Di sisi lain, jalur Surabaya–Semarang dan Surabaya–Yogyakarta memperkuat simpul ekonomi dan budaya di jalur utara dan selatan Jawa. Mobilitas mahasiswa, pelaku usaha, hingga keluarga yang hendak mudik menjadi lebih fleksibel berkat jadwal teratur yang disediakan Wings Air.
Wings Air akan melayani rute ini dengan pesawat ATR-72 berkapasitas 72 kursi. Jadwal yang ditawarkan bervariasi:
Surabaya–Banyuwangi setiap Rabu dan Minggu mulai 24 September 2025
Surabaya–Yogyakarta (Adisutjipto) setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu mulai 18 September 2025
Surabaya–Semarang setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu mulai 19 September 2025
Dengan pola penerbangan point-to-point, setiap penerbangan berlangsung langsung tanpa transit. “Waktu tempuh lebih singkat, perjalanan lebih praktis, dan penumpang tiba lebih cepat,” ujar Area Manager Wings Air Surabaya, Difi Sucianti, mewakili Direktur Produksi Wings Air, Capt. Fitzgerald Juliaan Rachman.
Baca juga: Gelar Rakorda: Pordi Jawa Timur Mantapkan Arah Program Organisasi Tahun 2026
Pemprov Jatim menyatakan dukungan penuh terhadap langkah ini. Pemerintah daerah berjanji ikut mempromosikan layanan baru tersebut melalui berbagai perangkat daerah.
Sementara itu, pihak regulator menekankan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Agustono Soetasman, menegaskan bahwa setiap penerbangan harus memenuhi standar keselamatan, sehingga kepercayaan publik terhadap transportasi udara tetap terjaga.
Pihak pengelola Bandar Udara Internasional Juanda juga melihat rute baru ini akan membuat lalu lintas penerbangan lebih dinamis. “Semakin banyak pilihan, semakin hidup pula bandara dengan ragam aktivitas penerbangan,” kata Budi Ariyanto mewakili General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Juanda, Muhammad Tohir.
Bagi pemerintah daerah, hadirnya rute baru Wings Air selaras dengan semangat Harhubnas 2025 yang mengusung tema “Bakti Transportasi untuk Negeri: Transportasi Selamat dan Terintegrasi, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Nyono menegaskan, Jawa Timur siap memainkan peran sebagai pintu gerbang baru Nusantara. “Dengan semakin banyak jalur udara yang dibuka, Jawa Timur tidak hanya menjadi wilayah transit, tetapi simpul penting mobilitas manusia, barang, dan ide yang mempercepat pembangunan nasional,” katanya. (DPR)
Baca juga: Khofifah: Jawa Timur Terus Menguat sebagai Magnet Wisata Nusantara dan Mancanegara
Editor : Redaksi