Desk Monitoring Belum Masuk Pembahasan Teknis, Cahyo Ungkap Kejanggalan Data Penduduk Surabaya

Reporter : Ibrahim
Cahyo Siswo Utomo, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi DPRD Surabayaz Cahyo Siswo Utomo, menegaskan desk monitoring yang digagas untuk mengawasi data kependudukan kota Pahlawan, utamanya menjelang Pemilu belum masuk pembahasan teknis.

Cahyo memaparkan, untuk masalah teknis pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dispendukcapil.

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Kita belum sampai ketataran teknis. Ya, intinya ada fungsi monitoring tiap semester kenaikan dan penurunan. Ini kita nanti coba koordinasi juga dengan Dispendukcapil." tutur Cahyo melalui jaringan WhatsApp, Jatimupdate, Jum'at (3/10).

Lantas ketua Fraksi PKS tersebut, membeberkan kejanggalan data kependudukan pada semester II tahun 2024.

Menurutnya, jumlah penduduk saat itu sudah mencapai 3.018.000 jiwa. Kendati begitu, pada semester I tahun 2025 malah berkurang menjadi 3.008.000 

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

"Ada sekitar selisih 10.000 yang perlu kami konfirmasi ke Dispendukcapil. Ini 10.000 data penduduk kemana? Karena kan itu perubahan yang signifikan ya." urai Cahyo. 

Cahyo menegaskan, raibnya data kependudukan tersebut dianggap tidak logis.

"Kalau dari semester I ke semester II 2024, jumlahnya 3.017.000 menjadi 3.018.000. Kenaikannya hanya 1.000 jiwa, dan itu secara data masih logis," beber Cahyo.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Namun, lanjut dia, justru dalam kurun waktu enam bulan berikutnya, jumlah penduduk malah berkurang drastis.

"Ketika masuk semester II, dalam enam bulan itu bisa turun sampai 10.000. Nah, ini yang perlu kami konfirmasi," demikian Cahyo Siswo Utomo. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru