Jaka Jatim: Penetapan Kasus Dana Hibah Sudah Komplit, KPK Harus Tahan Semua Tersangka

Reporter : Ibrahim
Musfiq saat demonstrasi di depan Gedung KPK terkait kasus dana hibah Pemprov Jatim

Surabaya,JatimUPdate.id – Ketua Jaringan Kawal (Jaka) Jatim Musfiq menegaskan penetapan kasus korupsi dana hibah Pemprov Jatim sudah lengkap.

Musfiq mendesak KPK menahan seluruh tersangka agar tak dianggap cuma menyasar sirkel Kusnadi. 

Baca juga: Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, Diduga Terima Uang Ratusan Juta untuk Pengurusan Perkara

"Kenapa kok bisa tidak seluruhnya ditahan? Sedangkan penetapan tersangka ini kan komplit gitu kan. Harusnya ketika dari sirkel Kusnadi ditahan, maka sirkel-sirkel yang lain juga ditahan. Ada sirkel Pak Iskandar, ada Sirkel Anwar Sadad," tutur Musfiq, melalui pesan suara, Rabu (5/11).

Musfiq mempertanyakan kredibilitas lembaga antirasuah tersebut karena tidak semua tersangka ditahan. 

Padahal sebut dia, kasus ini berjalan sejak 2024 dan belum menunjukkan suatu kepastian.

Baca juga: KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai, Kepala KPP Banjarmasin Diamankan, mantan direktur Bea Cukai juga diamankan.

"Kami sangat menyayangkan KPK, rakyat menunggu hal itu semua di Jawa Timur. Dan ini sudah lama ya, mulai dari 5 Juli tahun 2024 sampai saat ini bulan November tahun 2025, masih belum ada kepastian." urai Musfiq.

Musfiq menganalogikan kasus korupsi dana hibah Pemprov Jatim bagaikan angin kencang yang datang tiba-tiba datang dan hilang begitu saja.

Baca juga: Kasi Intel dan Kasi Pidsus Kejari Ponorogo Diperiksa KPK, Terkait Kasus Suap Bupati dan Proyek RSUD

Maka dari itu, ia mendesak KPK bekerja secara profesional dan objektif melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

"Kasus korupsi di Jawa Timur ini kayak angin mendadak datang dan angin mendadak besar, kencang gitu kan. Ini yang tidak elok sebenarnya. KPK harus profesional dan objektif melakukan penegakan hukum, hukum di Republik ini ditegakkan dari parpol manapun tanpa pendang bulu." demikian Musfiq.

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru