Dua Gerai Baru KDMP di Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Diresmikan

Reporter : Deki Umamun Rois
Gerai Koperasi Desa Merah Putih Karanggeneng (foto kiri) dan Gerai KDMP Kawistolegi, keduanya berada di Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan, sejak Kamis (6/11/2025) resmi beroperasi di support penuh Yayasan Sunan Drajat Paciran. (Foto TPP Lamongan f

 

Karanggeneng, Lamongan, JatimUPdate.id - Apa yang terjadi ketika dua desa di Kecamatan Karanggeneng bergerak bersama memperkuat perekonomian lokal? Jawabannya bisa dilihat dari pembukaan dua gerai  Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) baru yang kini resmi beroperasi, membuka peluang baru bagi masyarakat sekitar.

Baca juga: Mendes Dorong Pertumbuhan Kopdes, Minimarket Diminta Stop Ekspansi

Gerai pertama hadir di Desa Karanggeneng, sementara gerai kedua berlokasi di Desa Kawistolegi. Kedua gerai ini fokus pada penyediaan sembako dan kebutuhan pokok lainnya, seperti pupuk, obat-obatan pertanian, dan elpiji, yang sangat dibutuhkan oleh warga desa dan petani setempat.

Yang menjadi membanggakan kedua gerai KDMP Karanggeneng dan KDMP Kawistolegi semuanya di support penuh oleh PT. Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PT. PERKOM PPSD). 

Data yang dihimpun Redaksi JatimUPdate.id, selain dengan kedua KDMP yang berlokasi di Kecamatan Karanggeneng itu, PT. PERKOM PPSD juga bekerjasama mensupport sedikitnya 20-30 KDMP pada tahap awal di Kabupaten Lamongan dengan melakukan perjanjian kerjasama usaha/bisnis.

"Dalam pekan ini, beberapa gerai KDMP di sejumlah kecamatan, Kabupaten Lamongan yang berkerjasama dengan PT. PERKOM PPSD telah mulai beroperasi, KDMP kami sendiri pada Selasa [4/11/2025] telah resmi beroperasi. Info dari manajemen PT. PERKOM PPSD berharap bisa mensupport 96-100 KDMP percontohan awal di Lamongan," kata salah satu Kades di Kecamatan Paciran kepada Redaksi JatimUPdate.id, Jumat (07/11/2025).

Secara khusus Kades di Paciran tersebut menyatakan bahwa KDMP-nya pada pertengan Oktober 2025 lalu melakukan Memorandum of Understanding dengan PT. PERKOM PPSD bersama 9 KDMP lainnya.

"10 KDMP termasuk desa kami merupakan MoU gelombang kedua yang berlangsung pertengahan Oktober 2025, dan insyaAllah semuanya saat ini akan sudah dan segera beroperasi gerai KDMP-nya. Yang jelas PT. PERKOM PPSD telah sangat membantu sekali untuk mewujudkan keberadaan KDMP ini bisa beroperasi," ujarnya.

Lebih dalam kerjasama bisnis PT. PERKOM PPSD dengan sejumlah KDMP tidak hanya di Kabupaten Lamongan, hak sama juga dilakukan di Kabupaten Gresik, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.

Gerai KDMP Karanggeneng dan Kawistolegi

Di Desa Karanggeneng, proses pendirian koperasi dan gerai sembako dimulai dengan Musyawarah Desa (Musdes) awal pada hari Jumat (23/5/2025).

Pada proses Musdesus pembentukan KDMP Karanggeneng ada hal yang cukup unik dimana prosesinya diawali dengan adanya syukuran dan doa bersama dipimpin oleh sesepuh desa untuk mengenang Tiga Tokoh Perintis Pendirian Koperasi di Bumi Nusantara khususnya di era Hindia Belanda.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Tak Ganggu Pembangunan Desa

"Alhamdulillah proses Musdesus Pembentukan dengan lantunan doa kagem Raden Aria Wiratmaja, pendiri Koperasi Pertama di Nusantara, tokoh kedua yaitu Drs Mohammad Hatta, Wapres Pertama yang juga Bapak Koperasi Indonesia serta tokoh ketiga adalah RM Margono Djojohadikusumo, Kakek Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto yang telah merintis pendirian dan membersamai koperasi-koperasi di era Hindia Belanda itu. Kini gerai KDMP dengan dukungan penuh PT. PERKOM PPSD bisa beroperasi," kata Elly, Kades Karanggeneng, Kec. Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Kamis (6/11/2025).

Lebih jauh tapakan proses pendirian gerai KDMP Karanggeneng dilanjutkan dengan kesepakatan kerjasama dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Selasa (21/10/2025). Puncaknya, peresmian gerai berlangsung pada Rabu (5/11/2025).

Sementara itu, di Desa Kawistolegi, Musdes awal pendirian koperasi dilaksanakan pada Senin (26/5/2025), dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta berbagai unsur masyarakat seperti RT/RW dan PKK.

Koperasi KDMP Kawistolegi resmi berdiri pada Sabtu (14/6/2025). MoU dengan PT. Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PT. PERKOM PPSD) dilakukan pada tanggal yang sama dengan Desa Karanggeneng, Selasa (21/10/2025). Gerai grosir sembako di desa ini mulai beroperasi sejak Minggu (2/12/2025).

Lebih jauh modal awal gerai di Desa Karanggeneng berasal dari subsidi desa yang digunakan untuk sewa dan renovasi gedung, sementara modal gerai sembako sepenuhnya disediakan oleh PT. PERKOM PPSD.

Pengelolaan operasional dipercayakan kepada manajer dari PT. PERKOM PPSD, dengan Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Sunandar memimpin secara lokal. Kepala Desa Karanggeneng, H. Elly Susiantoro, SE, turut mendukung penuh inisiatif ini.

Baca juga: Desa Kesulitan Lahan untuk KDMP, Pemerintah Siapkan Regulasi

Di Desa Kawistolegi, modal awal bersumber dari simpanan pokok dan wajib anggota koperasi. Ketua Kopdes Riduwan dan manajer operasional Karmijo bertanggung jawab menjalankan kegiatan sehari-hari gerai. Kepala Desa Kawistolegi, Drs. Muhadji, juga berperan aktif dalam mendukung pengembangan usaha ini.

Kedua gerai menerapkan pola kerjasama berbasis sistem bagi hasil dengan PT. PERKOM PPSD.

Model ini memungkinkan pengelola koperasi dan PT. PERKOM PPSD berbagi keuntungan secara adil, sekaligus mendorong keberlanjutan usaha yang berorientasi pada pelayanan kebutuhan masyarakat desa.

Pembukaan gerai sembako dan unit usaha pendukung di dua desa ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal.

Dengan akses lebih mudah terhadap kebutuhan pokok dan produk pertanian, warga desa dapat mengoptimalkan produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Inisiatif pembukaan dua gerai baru di Desa Karanggeneng dan Desa Kawistolegi menandai kemajuan penting dalam pengembangan ekonomi berbasis koperasi di Kecamatan Karanggeneng. Melalui sinergi antara pemerintah desa, koperasi, dan PT. PERKOM PPSD, gerai ini tidak hanya menyediakan kebutuhan sehari-hari tetapi juga membuka peluang baru bagi pemberdayaan masyarakat lokal. (dek/wb/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru