Surabaya,JatimUPdate.id - DPC Partai Gerindra Surabaya, belum tertarik untuk menyinggung Pilwali Surabaya mendatang kendati sudah menggelar retret kader di Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Sebab, beber Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya, Bahtiyar Rifai Pilwali mendatang belum ditetapkan tentang mekanismenya
Baca juga: Gerindra Surabaya: Becak Listrik Prabowo untuk Tukang Becak Usia 55 Tahun ke Atas
"Kita belum tahu Pilwali ini nanti seperti apa sistemnya." papar Bahtiyar kepada Jatimupdate, Sabtu (29/11).
Pimpinan DPRD Surabaya itu, menjelaskan jika Pilwali mendatang mekanismenya tidak mengalami perubahan seperti Pilkada Serentak 2024.
Maka partai politik yang memiliki 7 kursi perwakilan di DPRD Surabaya dapat mengusung calon wali kota.
Baca juga: Usai Retret Kader di Trawas, Ini Langkah Gerindra Surabaya Songsong Pemilu 2029
"Kalau kita masih sistemnya seperti tahun 2024, itu kan ada aturan bahwa untuk mengusung pasangan calon, itu kan sekitar 7 kursi ya, kalau kursi di DPRD Surabaya 50." urai Bahtiyar.
Maka dari itu, Bahtiyar menegaskan terlalu dini untuk saat ini membahas terkait Pilwali mendatang.
Baca juga: Pertarungan Dimulai Sebelum Peluit: PDIP Kehilangan Fokus, Kekuatan Baru Muncul
Kendati begitu, Gerindra Surabaya akan terus memantau perkembangan revisi undang-undang pemilu.
"Kita akan terus update terkait masalah itu dan apapun hasilnya kita akan siap. Kalau sekarang belum tahu ke depan ini apakah ada perubahan, apakah ada mekanisme yang harus dilalui, nanti seperti apa." demikian Bahtiyar Rifai. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman