Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, buka suara terkait kekosongan jabatan direktur utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Menurutnya, kekosongan dirut KBS karena Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mencari sosok yang selaras dengan pemikirannya.
Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
"KBS ini salah satu destinasi wisata Surabaya yang juga di situ menjadi paru-paru kota. Proses lamanya direksi definitif ini, karena wali kota memiliki pertimbangan tertentu. Sosok yang dianggap memiliki visi dan misi yang sama, itu kan tidak mudah." kata Yona kepada Jatimupdate, Sabtu (29/11).
Kendati begitu Yona berharap wali kota segera melakukan rekrutmen Dirut KBS secara terbuka.
Sehingga lanjut legislator Partai Gerindra itu KBS akan menjadi destinasi wisata kebanggaan Surabaya.
"Kami berharap wali kota sesegera mungkin melakukan proses seleksi rekrutmen secara terbuka, sosok yang dianggap mampu menjalankan apa yang diinginkan wali kota agar ke depan KBS ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan kota Surabaya." urai Yona.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Yona juga menekankan KBS juga tidak kehilangan fungsinya sebagai paru-paru kota.
Meskipun tambah Yona, di kota Pahlawan marak bermunculan wahana baru yang lebih modern.
"KBS ini tidak hilang fungsinya sebagai paru-paru kota. Karena di saat yang sama begitu banyak wahana yang bermunculan di kota Surabaya, wahana-wahana modern," tuturnya.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
Maka dari itu, Yona menekankan agar KBS melakukan inovasi agar tidak ditinggal pelanggannya.
Pun mendorong BKSDA melakukan konservasi sumber daya alam, dan konservasi satwa.
"KBS ini tidak boleh kehilangan pengunjung. Harus jadi destinasi favorit yang dimiliki oleh kota Surabaya sebagai satu-satunya destinasi wisata alam, dan juga BKSDA untuk konservasi sumber daya alam, konservasi satwa. Itu yang paling penting." demikian Yona Bagus Widyatmoko. (RoY)
Editor : Ibrahim