KPK Gelar Tiga OTT Sekaligus, Bupati Bekasi dan Oknum Jaksa Jadi Sorotan

Reporter : M Aris Effendi
Gedung KPK

 

Jakarta, JatimUPdate.id – Menjelang akhir tahun 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) masif terhadap pejabat dan aparatur negara.

Baca juga: Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, Diduga Terima Uang Ratusan Juta untuk Pengurusan Perkara

Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, KPK melaksanakan OTT di tiga provinsi sekaligus: Banten, Kalimantan Selatan, dan Bekasi.

Dalam OTT yang berlangsung pada 17-18 Desember 2025, KPK menangkap total 25 orang.

Rinciannya, sembilan orang di Banten, enam orang di Kalimantan Selatan, dan sepuluh orang di Bekasi.

Para tersangka terdiri dari penyelenggara negara, pihak swasta, pengacara, dan aparat penegak hukum.

Salah satu sorotan utama OTT kali ini adalah penangkapan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

KPK juga menyegel ruang kerja Bupati di Gedung Bupati Bekasi. Petugas sekuriti menyebut, “Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK. Mereka langsung naik ke lantai dua menuju ruang kerja Bupati dan keluar setengah jam kemudian dengan posisi dua pintu sudah tersegel.”

Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi juga menyegel rumah pribadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman, di Cikarang. Penyegelan ini diduga berkaitan dengan OTT yang menjerat Bupati Bekasi.

Baca juga: KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai, Kepala KPP Banjarmasin Diamankan, mantan direktur Bea Cukai juga diamankan.

“Benar, tim melakukan penyegelan rumah tersebut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui pesan tertulis, Jumat (19/12).

Ade Kuswara hingga malam hari ini masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Di Banten, KPK menangkap sembilan orang, termasuk seorang jaksa, dua pengacara, dan enam pihak swasta.

Dari lokasi tersebut, KPK menyita uang tunai sekitar Rp 900 juta, yang diduga terkait kasus suap pengurusan perkara. Penanganan kasus di Banten dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Baca juga: Kasi Intel dan Kasi Pidsus Kejari Ponorogo Diperiksa KPK, Terkait Kasus Suap Bupati dan Proyek RSUD

Sementara OTT di Kalimantan Selatan menjerat enam orang yang belum dirinci identitasnya.

KPK berencana menyampaikan detail kronologi OTT dan konstruksi dugaan korupsi di Bekasi dan Kalimantan Selatan dalam konferensi pers yang dijadwalkan Jumat malam atau Sabtu dini hari.

Kasus OTT beruntun ini menegaskan komitmen KPK untuk menindak korupsi tanpa pandang bulu, termasuk di akhir tahun.

Redaksi JatimUPdate.id merangkum berita ini dari berbagai sumber. (berbagai sumber/ries/yh)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru