Kota Malang, JatimUPdate.id - Pelatihan Jaya Melati 1, sebuah program perkaderan penting dalam Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, resmi dimulai di SD Muhammadiyah 8 Kota Malang pada Sabtu (14/2/2026).
Baca juga: Konsistensi Latihan Ekstrakurikuler Antar Tim Voli SMPN 11 Malang Raih Prestasi
Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak pelatih-pelatih berkualitas yang akan mendukung perkembangan kepanduan Hizbul Wathan di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di sektor pendidikan.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Ibnu Mujahidin, menyampaikan apresiasi dan menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam melahirkan kader baru yang siap mengembangkan gerakan kepanduan.
“Pelatihan Jaya Melati adalah kegiatan perkaderan yang sangat penting untuk menciptakan kader-kader baru di Muhammadiyah melalui Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan,” ujar Ibnu dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan.
Ibnu Mujahidin, yang juga merupakan pembina Majelis Pengembangan Kader dan Sumber Daya Insani, menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kota Malang atas terselenggaranya pelatihan ini.
Ia berharap kegiatan ini mampu menghasilkan pelatih-pelatih kompeten yang dapat menunjang aktivitas kepanduan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.
“Kami dari PDM menyampaikan terima kasih kepada Kwarda Kota Malang yang telah melaksanakan Pelatihan Jaya Melati 1. Semoga kegiatan ini menghasilkan pelatih-pelatih yang mumpuni di sekolah-sekolah,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Ibnu juga berbagi pengalaman terkait pentingnya keberadaan pelatih dalam mendukung aktivitas Hizbul Wathan.
Ia mengisahkan tantangan yang pernah dihadapinya saat menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).
Baca juga: 104 Ribu Jamaah Hadiri Puncak Harlah NU di Malang
“Beberapa tahun lalu, ketika saya menjadi Ketua PCM, saya memiliki enam sekolah di bawah binaan saya. Saya meminta kepala sekolah untuk mengaktifkan kegiatan Hizbul Wathan, tetapi mereka bertanya, ‘Pelatihnya siapa?’ Itu menjadi tantangan besar saat itu,” ujarnya.
Ibnu menambahkan bahwa saat ini gerakan pembinaan kader sudah mulai berjalan dengan baik, dan ia berharap tradisi positif ini dapat terus dilanjutkan untuk mencetak kader unggul.
“Kota Malang adalah daerah medan nasional, maka Hizbul Wathan di sini harus memiliki kualitas nasional. Apa yang kita lakukan sekarang diharapkan menjadi tradisi baik yang menghasilkan kader berkualitas,” ungkapnya.
Kegiatan Pelatihan Jaya Melati 1 secara resmi dibuka oleh Ibnu Mujahidin dengan pembacaan basmalah.
Pembukaan ini ditandai dengan penancapan kapak sebagai simbol dimulainya pelatihan. Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan tepuk khas Hizbul Wathan dan sesi foto bersama peserta serta panitia.
Baca juga: Presiden Prabowo Beri Penghargaan Qori Terbaik MTQ Nasional
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mendukung perkembangan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Dengan adanya pelatih-pelatih yang kompeten, diharapkan anak-anak muda Muhammadiyah mampu berkontribusi lebih besar, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Pelatihan Jaya Melati 1 menjadi titik penting dalam mencetak kader dan pelatih berkualitas untuk Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
Dengan dukungan PDM Kota Malang dan Kwarda Hizbul Wathan, kegiatan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pelatih di berbagai sekolah Muhammadiyah dan menjawab tantangan dalam membangun generasi penerus yang unggul. (dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat