Kauje–YDSF Gandeng UNEJ Bondowoso, Siapkan Wakaf Produktif dan Beasiswa Mahasiswa

Reporter : M Aris Effendi
Kauje Koordinator Daerah Bondowoso bersama Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) menggelar audiensi dengan pimpinan kampus Universitas Jember (UNEJ) di Bondowoso, Kamis pagi (26/2/2026).

 

Bondowoso, JatimUPdate.id – Kolaborasi penguatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi mulai dimatangkan di Bondowoso.

Baca juga: Tol Prosiwangi Difungsionalkan Terbatas H-10 Lebaran 2026, Wagub Emil: Dukung Kelancaran Mudik

Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) Koordinator Daerah Bondowoso bersama Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) menggelar audiensi dengan pimpinan kampus Universitas Jember (UNEJ) di Bondowoso, Kamis pagi (26/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas sinergi program wakaf produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus skema beasiswa bagi mahasiswa asal Bondowoso yang menempuh pendidikan di UNEJ kampus Bondowoso.

Ketua Kauje Korda Bondowoso, Dr. Anisatul Hamidah, menyebut audiensi ini sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi antara alumni, lembaga filantropi, dan perguruan tinggi.

“Ini langkah positif bagi Kauje Korda Bondowoso. YDSF Surabaya yang selama ini sering bekerja sama dengan kami dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat memberikan kepercayaan untuk memperluas sinergi bersama kampus,” ujar Anisatul.

Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut difokuskan pada dua agenda utama. Pertama, penguatan wakaf produktif yang dikelola secara profesional agar mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca juga: Kapolres Bondowoso Buka Puasa Bersama Media, Tegaskan Sinergi Jaga Kondusifitas Ramadhan

Kedua, penyediaan beasiswa bagi mahasiswa Bondowoso agar akses pendidikan tinggi semakin terbuka.

Audiensi itu dihadiri jajaran pimpinan YDSF serta pimpinan UNEJ di Bondowoso. Ketiga pihak sepakat menindaklanjuti pembahasan dalam bentuk program konkret agar manfaatnya dapat segera dirasakan.

Skema beasiswa yang disiapkan diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa sekaligus memacu prestasi akademik.

Baca juga: Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid Raih Gelar Doktor Cumlaude, Padukan Kepemimpinan dan Ilmu

Sementara program wakaf produktif dirancang menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan.

Sinergi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem kolaborasi berbasis alumni, filantropi, dan perguruan tinggi di Bondowoso.

Jika terealisasi optimal, program tersebut bukan hanya membantu mahasiswa menyelesaikan studi, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat secara lebih mandiri dan berdaya. (rilis/ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru