Cap Go Meh dan Wajah Toleransi Kota Santri

Reporter : Zainal Abidin
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution tampak meninjau langsung situasi di sekitar klenteng, lokasi acara Cap Go Meh di Kota Gresik tersebut.

 

Gresik, JatimUPdate.id – Cahaya lampion merah menggantung berderet di halaman Klenteng Kim Hin Kiong, Selasa (3/3/2026) malam.

Baca juga: 750 Kursi untuk Warga: Upaya Pemkab Gresik Memfasilitasi Mudik 2026

Dentuman tambur barongsai memecah udara, disambut sorak warga yang memenuhi kawasan Jalan Dr. Setia Budi.

Perayaan Cap Go Meh tahun ini tak hanya meriah, tetapi juga berlangsung dalam pengawalan ketat aparat kepolisian.

Di tengah keramaian, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution tampak meninjau langsung situasi di sekitar klenteng.

Ia berjalan menyusuri area ibadah dan titik-titik kerumunan warga, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman.

Sejak sore, arus kendaraan menuju lokasi mulai meningkat. Petugas Satlantas Gresik terlihat sigap mengatur lalu lintas, sementara personel lainnya berjaga di pintu masuk dan area parkir.

Baca juga: Milad ke-94, Yayasan Darul Islam Gresik Ajak Seluruh Elemen “Bergerak Bersama, Saling Menguatkan”

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Kami ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman saat merayakan Cap Go Meh. Ini bagian dari pelayanan kami,” ujar Kapolres di sela peninjauan.

Bagi warga Tionghoa di Gresik, Perayaan Cap Go Meh menjadi momentum kebersamaan sekaligus simbol harmoni di tengah keberagaman.

Baca juga: PWI Gresik Bergerak, Ratusan Pohon Produktif Ditanam di Kawasan Banjir Kali Lamong

Malam itu, suasana toleransi terasa kental. Warga dari berbagai latar belakang tampak berdampingan menyaksikan pertunjukan barongsai.

Hingga acara berakhir, situasi tetap kondusif. Tak ada gangguan berarti yang menghambat jalannya ibadah maupun hiburan rakyat. Aparat kepolisian pun tetap bersiaga hingga kerumunan benar-benar terurai.

Di bawah pengawalan aparat dan semangat kebersamaan masyarakat, Cap Go Meh di Gresik kembali menjadi cermin toleransi yang terjaga. (za/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru