Lamongan, JatimUPdate.id - Di tengah upaya memperkuat ekonomi lokal, Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, optimistis koperasi di Indonesia akan berkembang menjadi entitas modern yang mampu membawa produk UMKM lokal merambah pasar modern.
Baca juga: Wamendes Tegaskan Tak Tutup Ritel Modern, Koperasi Desa Lebih Unggul Darinya
Keyakinan ini disampaikan dalam peresmian Sundra Fresh Market Family Care di kawasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Selasa (10/3/2026).
Ferry menilai koperasi memiliki potensi besar membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan pelaku UMKM secara luas.
Dengan manajemen yang inovatif dan pengelolaan yang baik, koperasi tidak hanya memperluas sektor bisnis, tetapi juga meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih modern.
“Kita bisa membuktikan bahwa pelaku UMKM lokal yang dihimpun oleh koperasi mampu membangun ekosistem ekonomi baru dan masuk ke pasar modern,” ujar Menkop usai peresmian.
Kementerian Koperasi pun berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), yang saat ini tengah dikembangkan untuk memperkuat jaringan usaha antar koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Kita ingin koperasi-koperasi di daerah berkembang menjadi besar, bahkan menjadi raksasa yang saling membimbing dalam mengembangkan usaha,” tambah Ferry.
Ferry menyebutkan, keberhasilan koperasi tak lepas dari kerja keras pengelola dan dukungan masyarakat sekitar.
Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat di Lamongan menjadi contoh nyata perkembangan signifikan serta model bagi koperasi desa dan kelurahan di berbagai daerah.
Koperasi ini terus melakukan diversifikasi usaha, mulai dari produksi garam, beras, pertanian, peternakan, hingga merambah sektor hortikultura melalui Sundra Fresh Market Family Care yang menyediakan beragam produk buah dan sayuran segar.
“Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat sudah menjadi model dan contoh. Bahkan beberapa koperasi desa binaan mereka juga berkembang dengan baik,” pungkas Menteri Koperasi.
Baca juga: Koperasi dan Demokrasi Ekonomi: Menjawab Tantangan Ketidakpastian Global
Kolaborasi Kopotren Dan KDMP
Direktur Utama Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD), Anas Al Hifni, menjelaskan bahwa Sundra Family Care didirikan sebagai bentuk pemberdayaan pesantren sekaligus masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah hari ini kita launching Sundra Family Care, yang tujuannya pemberdayaan pesantren dan masyarakat. Produk yang dijual hampir seluruhnya hasil dari pesantren dan masyarakat sekitar, yang juga menjadi konsumen utama,” kata Gus Anas.
Konsep Family Care ini berbeda dengan toko serba ada (toserba) biasa. Selain menyediakan kebutuhan pangan seperti buah dan sayur segar, tempat ini dilengkapi fasilitas bermain anak, apotek, optik, dan restoran, sehingga memberikan suasana yang lebih nyaman dan ramah keluarga.
“Kalau toserba biasanya banyak barang ritel, tapi di sini fokus pada komoditas pangan dan fasilitas keluarga,” jelasnya.
Kehadiran Menteri Koperasi diharapkan memperkuat sinergi antara Sundra Family Care dan program KDMP. Pondok Pesantren Sunan Drajat sendiri telah memiliki jaringan kemitraan luas dalam pengembangan koperasi desa.
Baca juga: KAUJE Lamongan Berbagi 1.000 Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir Kecamatan Turi
“Kami sengaja mengundang Pak Menteri agar ke depan produk-produk KDMP bisa disinergikan dengan produk di sini,” ujar Gus Anas.
Setelah peresmian, Ferry Juliantono turut meninjau berbagai produk yang dipasarkan di pasar segar berlantai tiga ini.
Lebih jauh dia mengungkapkan kebanggaannya atas diversifikasi produk berkualitas yang berhasil dikembangkan oleh pondok pesantren, didampingi langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, KH Abdul Ghofur.
Peresmian Sundra Fresh Market Family Care menandai langkah penting dalam pemberdayaan koperasi dan UMKM berbasis pesantren.
Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi yang solid, koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu bersaing di pasar modern sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. (wb/yh)
Pewarta Dekki Umamun Rois
Editor : Yuris. T. Hidayat