Jakarta, JatimUPdate.id – Ketahanan energi nasional dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran sistem transportasi, terutama pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran yang melibatkan mobilitas jutaan masyarakat.
Ketua Bidang Perhubungan dan Transportasi Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti), Azhar Adam, mengatakan stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) harus dipastikan agar tidak mengganggu aktivitas transportasi selama musim mudik.
“Ketersediaan energi tidak hanya menyangkut operasional kendaraan pribadi, tetapi juga transportasi logistik, bus, kapal, dan penerbangan. Ini harus dijaga agar tidak terjadi gangguan distribusi selama puncak arus mudik,” ujar Azhar kepada Jatim Update, Senin (16/3/2026).
Menurut dia, tingginya mobilitas masyarakat selama Lebaran membuat kebutuhan energi nasional meningkat signifikan, terutama untuk sektor transportasi darat yang masih menjadi moda utama bagi para pemudik.
Azhar menilai langkah antisipasi yang dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga dalam menyiapkan ribuan SPBU, agen LPG, serta jaringan Pertashop merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi energi tetap terjaga.
Selain itu, ia menilai kesiapan distribusi BBM menjadi bagian penting dari sistem transportasi nasional karena mendukung kelancaran mobilitas kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga distribusi logistik.
“Perang di Timur Tengah menunjukkan bahwa ketahanan energi nasional harus menjadi perhatian strategis. Dalam konteks mudik Lebaran, stabilitas pasokan BBM menjadi faktor yang tidak bisa dipisahkan dari kelancaran transportasi,” kata Azhar.
Azhar menambahkan momentum mudik Lebaran menjadi ujian bagi kesiapan transportasi dan energi nasional. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan arus mudik dan arus balik dapat berjalan aman dan lancar.
Editor : Redaksi