Surabaya,JatimUPdate.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi tolenransi warga Surabaya dalam menyikapi perbedaan.
Hal itu disampaikan Eri saat memberikan sambutan dalam Salat Idulfitri 1447 Hijriah, di Balai Kota Surabaya, Sabtu (21/3).
Baca juga: Eri Cahyadi Ajak Kader PMR Surabaya Hidupkan Semangat Kepahlawanan dan Kemanusiaan
Ia mencontohkan bagaimana perayaan Idulfitri tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi berjalan sangat harmonis.
"Alhamdulillah, toleransi di Surabaya luar biasa. Kemarin saat Nyepi, warga yang merayakan takbiran di masjid menghormati umat Hindu dengan tidak menggunakan pengeras suara luar dan tidak mengadakan takbir keliling di sekitar tempat ibadah umat Hindu," ungkapnya.
Terkait adanya perbedaan penetapan waktu Salat Id, Wali Kota Eri Cahyadi meminta agar hal tersebut tidak menjadi perdebatan yang memecah belah.
Baca juga: Ajeng Wira Wati Dukung Pemkot Surabaya Gandeng Kampus Latih Guru Inklusi
Menurutnya, adanya perbedaan adalah hal yang lumrah dan harus dihargai.
"Ada yang salat kemarin, ada yang hari ini. Perbedaan itu adalah keindahan, jangan pernah saling menyalahkan. Keyakinan itu masing-masing, yang penting tidak saling menjatuhkan atau menjelekkan. Kita manusia tempatnya salah, maka tugas kita adalah saling mengingatkan dan menguatkan," tambahnya.
Baca juga: Gempar Jatim Pertanyakan Respons Pemkot Surabaya soal Privatisasi Air
Ia berharap, agar nilai-nilai toleransi dan akidah yang terjaga di Surabaya dapat terus ditingkatkan demi masa depan kota yang lebih baik.
"Inilah momentum yang harus kita jaga terus. Insyaallah dengan kerukunan ini, Surabaya menjadi kota yang berkah, kota sejahtera, dan warganya bahagia," tandasnya. (*Roy)
Editor : Miftahul Rachman