Pemkab Sidoarjo Perkuat Tenaga Kerja Lokal dan Pelatihan Digitalisasi UMKM

Reporter : Imam Hambali
Bupati Sidoarjo Subandi tengah meneliti barang dagangan produksi UMKM yang rencananya akan difasilitasi secara digital.

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat komitmen dalam mengutamakan tenaga kerja lokal melalui berbagai program peningkatan keterampilan dan pendampingan usaha. 

Baca juga: Santunan Rp149,5 Juta untuk Keluarga Driver Ojol, Pemkab Sidoarjo Pastikan Pendidikan Anak Terjamin

Langkah ini dilakukan sebagai strategi agar masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga mandiri dalam memasarkan hasil usahanya.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa potensi sumber daya manusia lokal harus dimaksimalkan. Ia menilai, warga Sidoarjo perlu diberi ruang dan dukungan agar dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja di daerahnya sendiri.

“Kalau ada warga kita yang dibutuhkan, ibaratnya orang menjahit, ya kita harus akomodir. Kita adakan pelatihan, kita adakan pendampingan,” ujar Subandi, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada keterampilan produksi, seperti menjahit, tetapi juga diarahkan pada penguatan jiwa kewirausahaan.

Hal ini dinilai penting agar masyarakat mampu menciptakan peluang kerja secara mandiri.

Selain peningkatan keterampilan, Pemkab Sidoarjo juga memberi perhatian pada kemampuan pemasaran, khususnya di era digital.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Subandi menyebut, penguasaan media sosial dan platform digital menjadi kunci utama dalam mengembangkan usaha saat ini.

“Sekarang ini kan digitalisasi ya. Kita harus lakukan pendampingan terkait bagaimana sistem manajemen orang berjualan. Marketing business kita sekarang kan digitalisasi,” jelasnya.

Ia mengakui, belum semua masyarakat memiliki kemampuan memasarkan produk secara online.

Oleh karena itu, pendampingan dinilai menjadi langkah penting agar pelaku usaha, khususnya UMKM, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Baca juga: Sidak TPS, Bupati Sidoarjo Dorong Pembenahan Total Sistem Pengelolaan Sampah

“Kita harus ada pendampingan bagaimana cara kita bermedsos, bagaimana kita jual melalui medsos. Nah ini kan belum tentu semuanya orang bisa,” lanjutnya.

Dengan kombinasi pelatihan produksi dan pemasaran, Pemkab Sidoarjo berharap masyarakat mampu menguasai dua aspek penting dalam berwirausaha.

Tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga mampu menjualnya secara luas.

“Jangan hanya bisa produksi, kita nggak bisa jual. Mudah-mudahan dengan pendampingan dua hal itu, insyaallah marketing business ini bisa naik,” tegasnya.(ih/roy)

Editor : Ibrahim

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru