Sinergi Tanpa Batas: CC BSS UB Jadikan Kartini Day Momentum Kolaborasi Guru dan Orang Tua

Reporter : Syafiq Maulana
Perayaan "Kartini Day Celebration in Matos" yang digelar Children Centre Brawijaya Smart School (CC BSS) UB pada Selasa (21/04/2026).

 

Kota ​Malang, JatimUPdate.id – Perayaan "Kartini Day Celebration in Matos" yang digelar Children Centre Brawijaya Smart School (CC BSS) UB pada Selasa (21/04/2026), menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Acara yang berlangsung di Malang Town Square ini tidak hanya menampilkan bakat siswa, tetapi juga mempertegas peran penting sinergi antara lingkungan sekolah dan rumah.

​Pendidikan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Di sela kemeriahan acara, terselip pesan kuat mengenai pola asuh dan pendidikan anak di era modern.

Bahwa keberhasilan pendidikan karakter tidak bisa hanya ditumpukan pada satu pihak saja.

​"Tugas orang tua di rumah dan guru di sekolah adalah untuk terus berkolaborasi. Pendidikan anak-anak akan mencapai hasil maksimal ketika ada keselarasan komunikasi dan langkah antara apa yang diajarkan di sekolah dan apa yang diterapkan di rumah," tegas pihak CC BSS UB.

​Refleksi Kemitraan dalam Semangat Kartini

Baca juga: Refleksi Hari Kartini: Perempuan dan Pendidikan, Warisan Kartini di Era Modern

​Selain menanamkan keberanian dan kesetaraan, spirit Kartini dalam acara ini juga dimaknai sebagai kemampuan untuk bekerja sama.

Pria dan wanita, guru dan orang tua, semuanya berperan sebagai partner sejajar dalam mengawal tumbuh kembang calon "Generasi Emas".

​Konsep lomba Fashion Show antara anak dan orang tua menjadi simbolisasi fisik dari kolaborasi ini.

Di atas panggung, terlihat bagaimana dukungan nyata orang tua menjadi dorongan kepercayaan diri bagi sang anak.

Baca juga: Cantiknya Kartini TPS: Hadir Percaya Diri Dalam Berbagai Peran

​Membangun Generasi yang Tangguh

​Melalui kegiatan ini, CC BSS UB berkomitmen untuk:
​Memperkuat Komunikasi: Menjaga hubungan harmonis antara pihak sekolah dan wali murid.

​Konsistensi Pendidikan: Memastikan nilai-nilai budi pekerti tetap terjaga baik di sekolah maupun di rumah.

​Kemitraan Strategis: Memanfaatkan momen publik untuk melatih mental anak dengan dukungan penuh dari ekosistem sekitarnya. (dek/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru