Sidoarjo, JatimUPdate.id - SMP Al Muslim kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis aksi nyata melalui program Young Changemakers (YCm) tahun ajaran 2025/2026.
Baca juga: GraduAction 2026 SMA Al Muslim Jatim, Kelulusan Tak Sekadar Seremoni tapi Aksi Nyata ke Masyarakat
Program unggulan berbasis leadership itu mendorong siswa kelas VIII turun langsung ke masyarakat untuk mencari solusi atas berbagai persoalan sosial dan lingkungan.
Mengusung semangat “Sekolah Sang Pemimpin”, SMP Al Muslim menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya berfokus pada teori di kelas, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif melalui keterlibatan langsung bersama masyarakat.
Para siswa melakukan survei ke sejumlah desa di sekitar sekolah untuk memetakan persoalan lingkungan dan sosial melalui observasi serta wawancara dengan warga.
Hasil temuan tersebut kemudian disusun menjadi proposal aksi yang dipresentasikan dalam uji publik di hadapan orang tua dan praktisi.
Tak hanya itu, siswa juga dibekali jiwa kewirausahaan sosial dengan menggalang dana operasional secara mandiri melalui bazar dan kantin sekolah.
Proses tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan dan tanggung jawab sosial sejak dini.
Puncak kegiatan berlangsung sepanjang April hingga Mei 2026 dengan melibatkan seluruh siswa kelas VIII yang terbagi dalam 10 tim aksi.
Mereka diterjunkan ke sejumlah wilayah, seperti Desa Berbek, Desa Tambakrejo, Desa Tambak Sumur, Dusun Wadungasri, Dusun Gedongan, hingga Desa Kepuhkiriman.
Beragam isu menjadi fokus aksi para siswa, mulai dari inovasi UMKM, pengelolaan sampah, kesehatan mental, kesehatan lansia dan balita, hingga pertanian organik.
Baca juga: SMA Al Muslim Gelar AMYGI 2026, Asah Diplomasi dan Wawasan Global Siswa Lewat Simulasi Internasional
Salah satu aksi yang mencuri perhatian datang dari Tim 1 kelas VIII Abu Bakar Ash Shiddiq di Desa Berbek.
Mereka menggelar workshop inovasi UMKM untuk membantu warga meningkatkan keterampilan usaha dan pengelolaan bisnis.
Kepala SMP Al Muslim, Ika Sriyaningsih, mengapresiasi semangat dan kontribusi para siswa dalam program tersebut.
“Program Young Changemakers adalah wujud nyata visi sekolah dalam melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap permasalahan masyarakat dan berani mengambil tindakan nyata,” ujar Ika Sriyaningsih, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, program tersebut menjadi bukti bahwa siswa mampu memberikan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Senada, guru pembimbing program YCM, Eko Puji Lestari, menyebut pendekatan pembelajaran berbasis survei dan aksi sosial sejalan dengan konsep deep learning yang kini dikembangkan pemerintah.
“Kami ingin pembelajaran menjadi bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan. Siswa belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga dari kehidupan nyata,” katanya.
Antusiasme warga pun terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam setiap program yang dijalankan siswa. Salah satu pelaku UMKM Desa Berbek, Yayuk, mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan siswa SMP Al Muslim.
“Mereka mengajari kami cara mengatur keuangan usaha dan membuat inovasi produk. Rasanya seperti punya teman bisnis baru,” tuturnya.
Sementara itu, Febby, salah satu siswa yang terlibat dalam program tersebut, mengaku mendapat pengalaman berharga selama terjun langsung ke masyarakat.
“Kami jadi belajar bahwa ilmu di sekolah bisa langsung bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat