Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG: Johari Prihatin, Desak Transparansi Pemeriksaan

Reporter : Ibrahim
Johari Mustawan, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan mengaku prihatin terkait kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 12 sekolah TK hingga SMP di Surabaya.

Akibat keracunan tersebut sekitar 200 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan.

Baca juga: Baru 39 Persen Pekerja Tercover BPJS, DPRD Surabaya Godok Raperda Sanksi Perusahaan Nakal

Johari mendesak Pemkot bersama stakeholder melakukan penanganan bagi siswa yang terdampak.

Pun memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Kejadian ini tentu sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap sepele,” kata Johari kepada awak media, Senin (11/5).

Baca juga: Banjir Surabaya Perlu Langkah Terintegrasi, Eri Irawan: Drainase Berbasis Beton Tak Cukup

Johari mendesak dugaan keracunan tersebut dilakukan investigasi proses penyediaan dan distribusi MBG tersebut.

Mulai kualitas bahan baku, proses pengolahan, higienitas dapur hingga mekanisme distribusi.

“Kami mendukung program pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Namun pengawasan kualitas makanan harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai niat baik justru membahayakan kesehatan siswa,” tegasnya.

Baca juga: PT PAL Tuntas-Kirim Kapal Landing Platform Dock (LPD) Ketiga Pesanan AL Filiphina

Maka dari itu, Johari meminta adanya transparansi hasil pemeriksaan laboratorium dan evaluasi terbuka kepada masyarakat.

"Agar publik mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut," beber Johari Mustawan. (Roy).

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru