Jelang Iduladha, Armuji Tekankan Hewan Kurban di Surabaya Harus Lolos Tes Kesehatan

Reporter : Ibrahim
Armuji, dok istimewa

Surabaya,JatimUPdate.id – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Armuji meminta pengawasan hewan kurban diperketat menjelang Hari Raya Iduladha.

Imbauan Armuji tersebut usai temuan satu hewan kurban yang terindikasi penyakit skabies di salah satu lapak penjualan di Kota Pahlawan.

Baca juga: Surabaya Terlalu Besar untuk Dipersempit Menjadi Satu Tokoh

"Seluruh hewan kurban yang masuk dan diperjualbelikan di Surabaya harus dipastikan sehat sebelum dikonsumsi masyarakat," tutur Armuji, melansir Jum'at (22/4).

Ia mengingatkan terkait bahaya penyakit hewan jika pengawasan dilakukan secara longgar.

“Ya, itu harus selektif. Jadi hewan kurban yang masuk Surabaya, yang berjualan di pinggir-pinggir jalan, itu harus dites dulu. Kalau enggak, nanti bahaya karena itu akan dikonsumsi orang banyak,” kata Armuji 

Menurutnya, pengawasan lapak hewan kurban harus dilakukan secara menyeluruh.

Pun melibatkan petugas kesehatan dan dinas terkait. 

Baca juga: Polemik Buku Bung Karno untuk Siswa, Warga: Semangat Arek Suroboyo Bukan Cuma Milik Tokoh Besar

Di samping itu Armuji meminta lapak di Surabaya diperiksa agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban.

“Seluruh lapak yang ada di Surabaya itu harus diperiksa. Petugas kesehatan harus turun. Kalau ada penyakit seperti itu kan membahayakan warga yang mengonsumsinya,” ujarnya.

Ia menekankan hewan yang telah lolos pemeriksaan diberi tanda khusus sebagai jaminan kesehatan.

“Makin diintensifkan sebelum hari H penyembelihan. Nanti mana yang lolos dan sehat harus dikasih stempel,” tegasnya.

Baca juga: Rencana Buku "Bung Karno" Jadi Materi Ajar, DPRD Surabaya Ingatkan Keseimbangan Tokoh Bangsa

Sebelumnya, DKPP menemukan satu hewan kurban yang terindikasi skabies saat melakukan pemeriksaan di lapak penjualan hewan kurban.

Kepala DKPP Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan hewan tersebut langsung diisolasi agar tidak diperjualbelikan kepada masyarakat.

“Hingga saat ini, tim menemukan satu hewan yang terindikasi terkena skabies. Hewan tersebut langsung diperiksa dan diisolasi agar tidak ikut diperjualbelikan kepada masyarakat,” kata Nanik.

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru